Skripsi
Kohesi dan koherensi pada karangan narasi mahasiswa Thailand dalam Program in Country 2017 Universitas Negeri Malang / Anisa Amalia
Abstrak
i ABSTRAKSI Amalia Anisa. 2018. Kohesi dan Koherensi pada Karangan Narasi Mahasiswa Thailand dalam Program In Country 2017 Universitas Negeri Malang. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Imam Suyitno M.Pd Kata kunci kohesi koherensi dan karangan narasi mahasiswa Thailand Hal yang melatarbelakangi ditelitinya hasil tulisan narasi siswa mahasiswa Thailand dalam program In Country Universtitas Negeri Malang yaitu minat orang asing akan bahasa Indonesia semakin meningkat. Hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya orang asing yang mulai mempelajari bahasa Indonesia melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Tujuan utama yang paling umum adalah mampu berkomunikasi dengan masyarakat selama berada di Indonesia. Dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia bagi mahasiswa asing secara lisan pembelajaran yang diterapkan menggunakan sistem pencelupan yang secara langsung mempelajari bahasa Indonesia dengan masyarakat sekitar. Selain bahasa secara lisan yang sering dilakukan dalam program BIPA di Universitas Negeri Malang bahasa tulis juga disematkan pada materi program pembelajaran. Di dalam program BIPA berinteraksi secara tulisan pebelajar diajarkan memproduksi kalimat bahasa Indonesia dengan pola atau struktur kalimat yang senada sehingga hubungan setiap kalimatnya dapat dipahami sesuai dengan tingkatan pebelajar dalam memahami bahasa Indonesia. Sehingga berawal dari memproduksi kalimat yang sederhana pebelajar dapat meningkatkan pemahaman tentang pola atau struktur kalimat yang berkesinambungan. Dalam memproduksi kalimat menjadi sebuah paragraf atau teks penggunaan bahasa yang efektif efisien dan padu diperlukan agar mampu meyampaikan pesan atau informasi pada pembaca dengan tepat maka dapat dikatakan bahwa kohesi dan koherensi memegang peranan paling penting untuk mendapatkan penulisan paragraf yang utuh. Subjek penelitan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Thailand kelas pemula (beginning) yang notebennya belum sepenuhnya paham dengan bahasa Indonesia namun mereka sudah memahami beberapa kosakata dan mampu memproduksi kalimat yang sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan bersifat deskriptif. Data penelitian yaitu karangan narasi mahasiswa Thailand. Data diperoleh dari kuis menulis karangan narasi mahasiswa Thailand dalam program In Country. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik dokumentasi dalam bentuk karangan narasi mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri atas (1) identifikasi data (2) reduksi data (3) interpretasi data (4) eksplanasi data. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan tringulasi peneliti. Tringulasi peneliti dilakukan dengan jalan memanfaatkan peneliti lain yang dilihat dari kriteria yang sama yaitu kohesi dan koherensi karangan narasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan penggunaan kohesi pada karangan narasi mahasiswa Thailand program In Country 2017 Universitas Negeri Malang. Penggunaan kohesi berdasarkan klasifikasinya yaitu sebagai berikut. Pertama ii penggunaan kohesi berupa kohesi gramatikal yang digunakan (1) referensi (2) subtitusi (3) elipsis dan (4) konjungsi. Kedua kohesi berupa kohesi leksikal yang digunakan meliputi (1) repetisi (2) sinonimi (3) antonimi dan (4) hiponimi. Ditemukan pula penggunaan koherensi pada karangan narasi mahasiswa Thailand . Penggunaan koherensi tersebut diklasifikasiakn sebagai berikut Pertama koherensi berupa hubungan sebab-akibat. Kedua koherensi berupa hubungan latar kesimpulan. Ketiga koherensi berupa hubungan perbandingan. Keempat koherensi berupa hubungan parafratis. Kelima koherensi berupa hubungan amplikatif. Keenam koherensi berpa hubungan aditif waktu. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pertama pada karangan narasi mahasiswa Thailand dalam program In Country 2017 Universitas Negeri Malang siswa dapat merangkai karangan narasi dengan baik. Meskipun mereka dari golongan pemula mereka dapat menggunakan pilihan kata yang tepat untuk menyusun sebuah kalimat yang padu. Dalam sebuah paragraf penulisan antarkalimat harus berkaitan agar pesan yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan utuh. Sebuah karangan yang baik terdapat kohesi yang berfungsi untuk memadukan antarkata dalam sebuah kalimat antarkalimat dalam sebuah paragraf dan antarparagraf dalam sebuah karangan. Pada karangan narasi mahasiswa Thailand dapat dikatakan sebagai karangan yang baik dan padu dibuktikan dengan ditemukannya penggunaan piranti kohesi pada setiap karagan mahasiswa. Penggunaan piranti kohesi dapat mempermudah siswa untuk merangkai sebuah karangan yang runtut dan jelas. Kedua penggunaan koherensi dalam karangan bertujuan untuk menyelaraskan karangan agar karangan tersebut koheren. Dalam sebuah karangan unsur koherensi digunakan agar pembaca dapat menginterpretasikan dan memahami maksud dari sebuah karangan. Dalam karangan narasi mahasiswa Thailand pada program In Country 2017 mahasiswa dapat meyampaikan pesan berupa pengalaman mereka selama berada di Indonesia dalam bentuk sebuah karangan narasi sehingga pembaca diharapkan mampu mengetahui apa saja yang dilakukan selama berada di Indonesia. Karangan tersebut dapat dikatakan koheren dibuktikan dengan adanya penggunaan piranti koherens pada setiap karangan. Berdasarkan temuan penelitian dapat diberikan saran kepada pihak-pihak berikut. Pertama kepada penulis dan pembaca dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menulis artikel yang berkaitan dengan karakteristik bahasa yang digunakan dan untuk mengetahui karakteristik karangan mahasiswa Thailand ditinjau dari keserasian dan kepaduan paragraf (kohesi dan koherensi). Kedua bagi guru BIPA dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai tolak ukur dalam mengajar. Ketiga untuk peneliti lain daisarankan untuk melakukan penelitian yang lain dengan mengaitkan hubungan kohesi dan koherensi dalam kesatuan gagasan menulis karangan mahasiswa Thailand serta melakukan penelitian lebih lanjut misalnya meneliti kesatuan gagasan pada setiap pararaf pemilihan kata variasi kalimat kesesuaian topik dan pembahasan topik dalam kerangan narasi mahasiswa Thailand.