Skripsi
Pengaruh ekspor, impor, dan utang luar negeri terhadap cadangan devisa Indonesia tahun 2012-2017 / Irma Yulia Kurnia Putri
Abstrak
i RINGKASAN Putri Irma Yulia Kurnia. 2018. Pengaruh Ekspor Impor dan Utang Luar Negeri terhadap Cadangan Devisa Indonesia tahun 2012-2017. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. H. Sugeng Hadi Utomo M.Ec. Kata Kunci Ekspor Impor Utang Luar Negeri Cadangan Devisa Indonesia Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses yang berkelanjutan untuk menambah tingkat pendapatan negara dalam struktur ekonomi. Bagi negara Indonesia salah satu sumber pembiayaan pembangunan ekonomi yang paling penting adalah dari penerimaan devisa. Cadangan devisa adalah total valas yang dimiliki oleh pemerintah dan swasta dari suatu negara. Posisi cadangan devisa tersebut diketahui dari posisi balance of payment (BOP) atau neraca pembayaran internasionalnya. Cadangan devisa merupakan indikator moneter yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. Cadangan devisa merupakan bagian dari tabungan nasional sehingga pertumbuhan dan besar kecilnya cadangan devisa merupakan sinyal bagi global financial markets mengenai kredibilitas kebijakan moneter dan creditworthiness suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspor impor dan utang luar negeri terhadap cadangan devisa Indonesia tahun 2012-2017. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis Regresi Linear Berganda dengan bantuan program SPSS 21. Data yang digunakan adalah data time series dalam kurun waktu 6 tahun dari 2012-2017. Hasil analisis menemukan bahwa ekspor dan utang luar negeri memiliki pengaruh positif terhadap cadangan devisa Indonesia yang berarti bahwa dengan meningkatnya nilai ekspor dan utang luar negeri maka akan menambah jumlah cadangan devisa Indonesia. Sedangkan impor berpengaruh negatif terhadap cadangan devisa Indonesia yang berarti bahwa dengan meningkatnya nilai impor maka akan menurunkan cadangan devisa Indonesia. Cadangan devisa Indonesia dapat dijelaskan oleh ekspor impor dan utang luar negeri sebesar 52% dan sisanya 48% dijelaskan oleh faktor-faktor lain.