Skripsi
Muatan budaya dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia tingkat A1 / Jamiatul Asyah
Abstrak
i i ABSTRAK Asyah Jamiatul. 2018. Muatan Budaya dalam Buku Ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Gatut Susanto M.M. M.Pd. Kata Kunci muatan budaya BIPA buku ajar. Program BIPA merupakan sarana belajar bagi orang asing untuk mempelajari bahasa dan budaya Indonesia. Salah satu bentuk pengenalan budaya kepada mahasiswa asing dalam program BIPA yaitu pengetahuan tentang etnis nusantara. Jika membahas etnis nusantara tentu ada unsur yang menjadi ciri suatu etnis di antaranya nama orang makanan dan nama tempat. Terdapat komponen penting dalam membelajarkan budaya dan etnis nusantara kepada orang asing yaitu buku ajar. Buku ajar dalam hal ini merupakan salah satu komponen dalam menyampaikan informasi bahasa dan budaya Indonesia serta etnis nusantara. Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu untuk mendeskripsikan muatan budaya pada (1) nama orang (2) nama makanan dan (3) nama tempat yang terdapat dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif karena pada hasil penelitian ini berupa deskripsi tentang muatan budaya yang terdapat kata nama makanan dan tempat dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nama orang nama makanan dan nama tempat. Sumber data dalam penelitian ini merupakan buku ajar yang digunakan dalam program PPSDK yaitu buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1. Sesuai dengan jenis penelitian ini instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan instrumen bantuan berupa tabel untuk menganalisis data. Penggunaan nama orang dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1 dapat dilihat dari beberapa sudut pandang yaitu sudut pandang agama sudut pandang etnis sudut pandang internasional dan sudut pandang umum. Jika dilihat dari sudut pandang agama namanama yang digunakan merujuk pada Islam (Ahmad Siti Aminah Fatima Rahmat Amin Siti Mariam dan Mahmud) dan Nasrani (Paulus dan Lukas). Jika dilihat dari sudut pandang etnis nama-nama yang digunakan merujuk pada etnis Sunda (Asep) Bali (Wayan) Betawi (Mandra) dan Jawa (Joko Widodo Sari Ayu Budi Haris Dian dan Farida). Jika dilihat dari sudut pandang internasional nama-nama yang digunakan merujuk pada nama yang digunakan di negara Jepang (Maho Takinawa) Cina (Chuan Li-Ko) Belanda (Daan Van Leeuwen) dan Amerika (John). Jika dilihat dari sudut pandang umum nama-nama yang digunakan merujuk pada nama-nama yang umumnya digunakan oleh orang Indonesia seperti Agung Wina dan Amir. Penggunaan nama makanan dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1 dapat dilihat dari beberapa sudut pandang yaitu sudut pandang tradisional dan sudut pandang internasional. Jika dilihat ii ii dari sudut pandang tradisional nama-nama makanan yang digunakan adalah nama-nama makanan yang berasal dari Indonesia yaitu cimol nasi goreng sate bakwan rendang bakso kerupuk dan tumpeng kuning. Jika dilihat dari sudut pandang internasional nama makanan yang digunakan adalah omelet yang diciptakan oleh bangsa Roma. Penggunaan nama tempat dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1 dapat dilihat dari beberapa sudut pandang yaitu sudut pandang etnis dan sudut pandang umum. Jika dilihat dari sudut pandang etnis nama tempat yang digunakan merujuk pada etnis Sunda (Bandung dan Subang) Bali (Bali) dan Jawa (Yogyakarta Surakarta dan Surabaya). Jika dilihat dari sudut pandang umum nama tempat yang digunakan merujuk pada tempat yang ditinggali oleh penduduk multietnis seperti Jakarta dan Bogor. Buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat A1 bermuatan budaya. Namun budaya yang dimuat dalam buku ajar tersebut tidak mencakup seluruh budaya Indonesia. Budaya-budaya yang terdapat dalam buku ajar tersebut berfokus pada etnis yang terdapat di Pulau Jawa yaitu etnis Sunda dan etnis Jawa. Sementara itu pencantuman budaya-budaya baik nama orang makanan maupun nama tempat dari luar Pulau Jawa yang disebutkan dalam buku ajar tersebut hanya beberapa seperti nama orang (Wayan dari Bali) dan nama tempat (Makassar dan dan Bandar Lampung).