Skripsi
Uji efektivitas bahan ajar IPA berbasis laboratorium dalam meningkatkan pemahaman konsep tekanan zat siswa kelas VIII SMP/MTs / Novia Rhike Dyah Pitaloka
Abstrak
i RINGKASAN Pitaloka Novia Rhike Dyah. 2018. Uji Efektivitas Penggunaan Bahan Ajar IPA Berbasis Laboratorium dalam Mengetahui Pemahaman Konsep Tekanan Zat Siswa Kelas VIII SMP/MTs Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Munzil S.Pd. M.Si. (2) Erni Yulianti S.Pd. M.Pd Kata Kunci Efektivitas Bahan Ajar IPA Berbasis Laboratorium Pemahaman Konsep. IPA cenderung mempelajari fenomena yang dapat dikonseptualisasi dengan menekankan belajar secara langsung. Di SMP N 3 Singosari pada proses pembelajaran siswa melakukan kegiatan percobaan sendiri tanpa pengawasan dari guru. Terdapat siswa yang melakukan percobaan untuk menjawab rasa keingin tahuannya dan terdapat pula siswa yang sama sekali tidak melakukan percobaan. Permasalahan tersebut menyebabkan motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA rendah. Nilai dari hasil belajar yang didapatkan masih di bawah KKM dengan rata-rata ketuntasan belajar untuk seluruh kelas VIII sebesar 75% -85%. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang masih kurang optimal disebabkan oleh penggunaan bahan ajar yang masih biasa yaitu buku pegangan siswa dan papan tulis sebagai media dalam penyampaian materi. Selain itu guru juga tidak memberikan feedback untuk mengatasi nilai siswa yang tidak tuntas. Bahan ajar berbasis laboratorium merupakan salah satu dari bentuk bahan ajar yang diguanakan dalam proses pembelajaran dalam bentuk kegiatan percobaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar IPA berbasis laboratorium dalam meningkatkan pemahaman konsep tekanan zat siswa kelas VIII di SMPN 3 Singosari. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasy esperiment design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VIII SMPN 3 Singosari tahun ajaran 2017/2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simpel Random Sampling sehingga didapatkan dua kelas yakni kelas VIII G sebagai kelas kontrol dan kelas VIII H sebagai kelas eksperimen. Intrumen penelitian yang digunakan adalah instrument perlakuan dan instrumen pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata pemahaman konsep awal siswa pada kelas eksperimen adalah 78 76 sedangkan untuk kelas kontrol 76 94. Setelah dilakukan proses pembelajaran menggunakan bahan ajar IPA berbasis laboratorium untuk kelas eksperimen diperoleh rerata pemahaman konsep akhir siswa 86 17 sedangkan pada kelas control 81 76. Peningkatan pemahaman konsep siswa dapat dilihat dari gain pada kelas eksperimen sebesar 7 41 dan pada kelas kontrol 4 82. Hasil gain yang diperoleh menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki peningkatan pemahaman konsep yang lebih tinggi daripada peningkatan pemahaman konsep pada kelas kontrol. Tampak bahwa pembelajaran menggunakan bahan ajar IPA berbasis laboratorium pada kelas eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar IPA berbasis laboratorium efektif digunakan dalam meningkatkan pemahaman konsep tekanan zat siswa kelas VIII.