Skripsi
Analisis strategi pengembangan usaha sayuran organik oleh KOB (Komunitas Organik Brenjonk) di Desa Penanggungan Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto / Puput Rohmatul Hidayati
Abstrak
i ABSTRAK Hidayanti Puput Rohmatul. 2018. Analisis Starategi Pengembangan Usaha Sayuran Organik Oleh KOB (Komunitas Organik Brenjonk) Di Desa Penanggungan Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Skripsi Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sugeng Hadi Utomo M.S. Kata Kunci Pertanian Organik Strategi Pengembangan Usaha Pengembangan Ekonomi Komunitas Pertanian organik bergantung pada proses ekologis keanekaragaman hayati dan siklus yang disesuaikan dengan kondisi setempat dengan tidak penggunakan input dengan efek buruk. Pengambilan judul Analisis Starategi Pengembangan Usaha Sayuran Organik Oleh KOB (Komunitas Organik Brenjonk) Di Desa Penanggungan Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha yang telah dilakukan oleh Komunitas Organik Brenjonk apakah dalam pengelolaannya sesuai dengan prinsip pertanian organik konsep strategi pengembangan usaha dan konsep pengembangan ekonomi komunitas (Community Economic Development). Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menjelaskan tentang pengembangan uaha pertanian sayur organik Brenjonk. Penelitian ini menggunakan penelitian studi kasus yaitu dengan tujuan untuk memperoleh data melalui kegiatan penyelidikan yang dideskripsikan dan dianalisis secara intensif dan terperinci yang didapat melalui beberapa informan mengenai pengelolaan dan pengembangan Komunitas Organik Brenjonk. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik observasi (pengamatan lapangan) secara langsung wawancara dan dokumentasi. Untuk pengecekan keabsahan temuan digunakan teknik triangulasi sumber dan teori.. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kegiatan budidaya sayuran organik di Komunitas Organik Brenjonk dilakukan sesuai dengan prinsip pertanian organik. Dalam kegiatan pengembangan usaha seperti produksi dan pemasaran Komunitas Organik Brenjonk sudah sesuai dengan konsep pengembangan ekonomi komunitas (CED) strategi distinctive competence dan strategi competitive advantage. Akan tetapi masalah yang sedang dihadapi Komunitas Organik Brenjonk adalah dalam unit pemasaran karena tidak bisa memenuhi permintaan pasar yang diakibatkan karena produktivitas usaha yang menurun yang disebabkan karena faktor alam dan sumber daya manusia (petani). Oleh sebab itu perlu strategi pengembangan usaha harus dilakukan oleh Komunitas Organik Brenjonk agar dapat mempertahankan pasar yang ada maupun meraih pasar dimasa mendatang.