Skripsi
Pengembangan model latihan keterampilan tendangan Dwi Chagi bagi atlet Taekwondo Trisula Kabupaten Malang / Rivani Tesalonika Putri
Abstrak
i RINGKASAN Putri Rivani. Tesalonika 2018. Pengembangan model latihan keterampilan tendangan Dwi chagi bagi atlet junior Taekwondo TRISULA Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sapto Adi M.Kes. Kata Kunci taekwondo model latihan keterampilan tendangan dwi chagi Keterampilan tendangan dwi chagi adalah tendangan yang banyak memperolah poin jika digunakan pada saat pertandingan. Diperlukan latihan yang yang bervariasi agar atlet tidak merasa bosan pada saat berlatih. Salah satu bentuk latihan untuk melatih keterampilan tendangan dwi chagi adalah mengembangkan model latihan keterampilan tendangan dwi chagi. Bentuk model latihan yang dibuat sesuai dengan permainan yang sesungguhnya dan membuat atlet lebih bersemangat serta tidak mudah bosan dalam melatih keterampilan tendangan dwi chagi. Dalam proses latihan yang dilakukan oleh atlet junior Taekwondo TRISULA Kabupaten Malang yang telah diobservasi hasilnya disimpulkan bahwa masih banyak yang mengalami kesulitan saat melakukan tendangan dwi chagi dan tidak tertarik dalam melakukan tendangan dwi chagi karena kurangnya model latihan yang digunakan atlet dalam berlatih keterampilan tendangan dwi chagi sehingga beberapa atlet masih merasa kesulitan dalam melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan menggunakan buku panduan pada materi model latihan keterampilan tendangan dwi chagi sebagai pembelajaran untuk atlet yang masih kurang wawasan tentang tendangan dwi chagi terutama untuk atlet junior Taekwondo TRISULA Kabupaten Malang dalam penguasaan teknik keterampilan tendangan dwi chagi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dari Borg and Gall (1983 775) yang disederhanakan menjadi 7 langkah dalam penelitian ini yaitu 1) studi pendahuluan meliputi studi pustaka dan studi lapangan atau analisis kebutuhan 2) penyusunan produk awal 3) pengembangan produk dan uji validasi ahli 4) uji coba kelompok kecil 5) revisi produk 6) uji coba kelompok besar 7) produk akhir. Hasil evaluasi 3 ahli produk yang dikembangkan direvisi sesuai dengan saran dan masukan dari para ahli agar model latihan yang dikembangkan sesuai. Dari hasil validasi oleh para ahli juga didapatkan persentase sebesar 94 25% dari ahli Taekwondo 88 5% dari ahli kepelatihan beladiri dan 77% dari ahli media yang bermakna yang dapat di uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Sedangkan uji coba kelompok kecil diperoleh hasil 83 9% yang bermakna dapat digunakan dan di uji coba kelompok besar memperoleh 90 1% dengan hasil itu maka produk ini dikategorikan sangat baik atau dapat digunakan. Berdasarkan uji validasi ahli dan uji coba kelompok kecil maupun kelompok besar dapat disimpulkan bahwa produk dapat digunakan untuk proses latihan keterampilan tendangan dwi chagi. Dalam penyebarluasan produk diharapkan tidak hanya pada Taekwondo TRISULA Kabupaten Malang tetapi juga di club se Malang raya dan bahkan luar Malang.