Skripsi
Analisis pengembangan ekonomi lokal pada komoditas pangan di Kabupaten Probolinggo / Ajeng Aprilia Setyowati
Abstrak
ii ABSTRAK Setyowati Aprilia Ajeng. 2018. Analisis Pengembangan Ekonomi Lokal Pada Komoditas Pangan Kabupaten Probolinggo. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hadi Sumarsono S.T. M.Si. Kata Kunci Komoditas unggulan Sektor Pertanian Pengembangan Ekonomi Lokal ( PEL). Komoditas unggulan Kabupaten Probolinggo adalah padi bawang merah tebu dan mangga. Salah satu strategi yang digunakan untuk mengembangkan komoditas unggulan ini adalah dengan pendekatan pengembangan ekonomi lokal. Dengan strategi pendekatan pengembangan ekonomi lokal diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang dialami petani komoditas unggulan serta dapat memberikan dampak yang luas pada semua kegiatan perekonomian. Penelitian dilaksanan untuk memaparkan kondisi sektor pertanian memetakan status pengembangan ekonomi lokal komoditas unggulan padi bawang merah tebu dan mangga serta menentukan kebijakan untuk meningkatkan indeks keberlanjutan pengembangan ekonomi lokal komoditas unggulan Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitaf deskriptif. Data penelitian sekunder berupa data PDRB kabupaten Probolinggo dan data primer berupa hasil penilaian responden terhadap indikator PEL. Adapun metode analisis yang digunakan adalah 1) LQ (Location Quotient) digunakan mengetahui sektor unggulan 2) MRP (Model Rasio Pertumbuhan) digunakan untuk mengetahui perbandingan rasio pertumbuhan sektoral wilayah Kab.Probolingo dengan pertumbuhan sektoral wilayah provinsi Jawa Timur khususnya pada sektor pertanian 3) Tipology Klassen digunakan untuk mengetahui kondisi sektor pertanian Kab.Probolinggo. Sedangkan untuk mengetahui status keberlanjutan pengembangan ekonomi lokal pada komoditas padi bawang merah tebu dan mangga digunakan analisis melalui program Raled. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi sektor pertanian Kabupaten Probolinggo merupakan sektor basis yang maju dan tumbuh pesat serta unggul baik di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Provinsi Jawa Timur sedangkan hasil analisis Raled menunjukkan bahwa hasil PEL pada komoditas padi bawang merah tebu dan mangga memiliki indeks keberlanjutan yang cukup. Tetapi terdapat salah satu aspek dalam PEL yang memiliki indeks keberlanjutan yang kurang aspek tersebut ialah aspek kesinergian dan fokus kebijakan. Sehingga pemerintah perlu menerapkan kebijakan beorientasi pada konsep pertumbuhan jalur cepat ( turnpike ).