Skripsi
Transformasi naskah drama Matahari di Sebuah Jalan Kecil karya Arifin C. Noer dalam pementasan Teater Pelangi / Triwida Wulandari
Abstrak
i ABSTRAK Wulandari Triwida. 2016. Transformasi Naskah Drama Matahari di Sebuah Jalan Kecil karya Arifin C. Noer dalam Pmentasan Teater Pelangi. Skripsi Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr.Hj. S. Ch. Hamidah M.Pd. (II) Musthofa Kamal S.Pd. M Sn. Kata kunci transformasi alur penokohan dialog. Penelitian ini merupakan penelitian mengenai transformasi yang terjadi pada naskah drama Matahari di Sebuah Jalan Kecil karya Arifin C. Noer ke pementasan Matahari di Sebuah Jalan Kecil oleh Teater Pelangi. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui adanya transformasi dari naskah ke pementasan melalui alur penokohan dan dialog. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh adanya keunikan dalam sebuah naskah yang diwujudkan dalam sebuah pementasan. Pementasan merupakan wujud akhir dari naskah yang melalui proses kreatif sutradara dan aktor. Dalam menganalisis transformasi naskah drama Matahari di Sebuah Jalan Kecil karya Arifin C. Noer dalam pementasan Teater Pelangi peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode kualitatif menyajikan hasil analisis dalam bentuk deskripsi. Sumber data penelitian ini ialah naskah asli Matahari di Sebuah Jalan Kecil karya Arifin C. Noer dan video dokumentasi pementasan Matahari di Sebuah Jalan Kecil oleh Teater Pelangi. Data penelitian ini berupa transkrip pementasan Matahari di Sebuah Jalan Kecil oleh Teater Pelangi dan Hasil wawancara dengan sutradara pementasan. Analisis berupa unsur pementasan tindak laku alur penokohan dan dialog. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu menganalisis transformasi naskah drama Matahari di Sebuah Jalan Kecil karya Arifin C. Noer dalam pementasan Teater Pelangi penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa poin. Poin pertama berupa hasil transformasi alur kedua ternsformasi penokohan dan yang ketiga hasil transformasi dialog. Hasil tersebut berdasarkan hasil analisis dari unsur pementasan berupa tata panggung tata cahaya tata musik tata busan dan tata rias. Analisis lain berupa tindak laku para tokoh tiap adegan pada pementasan. Analisis tersebut merupakan tumpuan dalam mendapatkan hasil transformasi berupa alur penokohan dan pementasan. Saran penelitian ini dapat ditujukan pada sutradara teater yang akan menggarap sebuah pementasan juga ditujukan kepada peneliti berikutnya. Hasil penelitian ini dapat dijadikan rujukan dalam mengembangkan atau menemukan gagasan baru karena tidak menutup kemungkinan masih banyak hal yang harus dikembangkan pada penelitian ini.