Tesis
Investigating attitudes toward extensive reading program among English teachers of public senior high schools in Malang / Ima Dwi Lailatul Firda
Abstrak
ii ABSTRAK Firda Ima Dwi Lailatul. 2018. Investigasi Sikap terhadap Program Membaca Ekstensif pada Guru Bahasa Inggris SMA Negeri di Malang. Tesis Pendidikan Bahasa Inggris Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Utami Widiati M.A. Ph.D. (II) Dr. Ekaning Dewanti Laksmi M.Pd. M.A. Kata kunci Membaca ekstensif sikap SMA Negeri program literasi Membaca ekstensif diyakini mendapatkan banyak manfaat untuk pengembangan dan keterampilan bahasa kedua para siswa. Karena banyaknya manfaat tersebut membaca secara ekstensif juga dinilai penting untuk siswa Indonesia yang pada akhirnya Pemerintah Indonesia mencanangkan program literasi untuk diimplementasikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan tujuan menanamkan kebiasaan membaca bagi para siswa. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sikap guru bahasa Inggris SMA Negeri di Malang terhadap program membaca ekstensif dilihat dari sikap kognitif konatif dan afektif. Desain penelitian ini adalah survey dengan menggunakan kuesioner dengan jawaban tertutup dan terbuka (gabungan) sebagai instrumen utama untuk memperoleh data. Sebanyak 32 guru bahasa Inggris dari sembilan SMA Negeri secara sukarela berpartisipasi sebagai responden pada penelitian ini. Selanjutnya wawancara tindak lanjut terhadap 6 guru digunakan untuk mendukung hasil dari kuesioner. Hasil dari penelitian ini dikategorikan dalam tiga bagian utama berdasarkan pada sikap kognitif konatif dan afektif. Pertama diketahui bahwa sikap kognitif guru cenderung positif karena sebagian besar guru dalam penelitian ini memahami dengan baik apa yang dimaksud dengan membaca ekstensif serta manfaat yang diperoleh untuk akuisisi bahasa siswa. Kedua sikap konatif guru terhadap program membaca ekstensif dinilai cenderung negatif karena banyaknya hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Ketiga sikap afektif guru cenderung positif karena guru memiliki harapan untuk menerapkan program membaca ekstensif apabila memiliki pengetahuan yang baik tentang membaca ekstensif. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa sebagian besar guru masih memiliki keraguan untuk menerapkan program membaca ekstensif dikarenakan berbagai alasan seperti masalah-masalah waktu sumber buku motivasi siswa Kurikulum dan program sekolah kegiatan dan penilaiannya dan peraturan sekolah. Oleh karena itu penting bagi para guru untuk mengetahui bagaimana cara memecahkan masalah teresebut seperti menghadiri seminar terkait membaca ekstensif untuk memperluas pengetahuan tentang penerapan membaca ekstensif yang baik. Dengan demikian diharapkan bagi para guru untuk memanfaatkan program literasi sekolah dengan menerapkan prinsip-prinsip membaca ekstensif sehingga budaya kebiasaan membaca dengan baik dapat dicapai oleh para siswa.