Skripsi
Pengaruh belanja modal, jumlah penduduk miskin dan pertumbuhan ekonomi terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten/Kota Jawa Timur / Erma Kurniasari
Abstrak
vii RINGKASAN Kurniasari Erma. 2018. Pengaruh Belanja Modal Jumlah Penduduk Miskin Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota Jawa Timur . Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sugeng Hadi Utomo M.S. Kata kunci Belanja Modal Kemiskinan Pertumbuhan Ekonomi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh belanja modal dari pemerintah daerah jumlah penduduk miskin terhadap pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia di 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2013-2016. Kemiskinan dapat menjadikan efek yang cukup serius bagi pembangunan manusia karena masalah kemiskinan merupakan sebuah masalah yang kompleks yang sebenarnya bermula dari kemampuan daya beli masyarakat yang tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan pokok sehingga kebutuhan yang lain seperti pendidikan dan kesehatan pun terabaikan. Hal tersebut menjadikan gap pembangunan manusia di antara keduanya pun menjadi besar dan pada akhirnya target capaian IPM yang ditentukan oleh pemerintah menjadi tidak terealisasikan dengan baik. Peran pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga dapat berpengaruh melalui realisasi belanja modal dalam pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Penelitian ini menggunakan data panel yang menggabungkan data time series dan cross section. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dianalisis menggunakan model regresi panel dan data ini dianalisis dengan menggunakan program Eviews 9. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dianalisis menggunakan model regresi berganda serta data ini dianalisis dengan menggunakan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) belanja modal mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur 2) Jumlah penduduk miskin mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur 3) Pertumbuhan ekonomi mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur. serta 4) Belanja modal Jumlah penduduk miskin dan Pertumbuhan ekonomi berpengaruh simultan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur.