Skripsi
Efektivitas penerapan bahan ajar digital berbasis inkuiri terbimbing pada materi Asam Basa terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas XI MAN 1 Kota Malang / Riska Khoirun Nisa
Abstrak
v RINGKASAN Nisa Riska Khoirun. 2018. Efektivitas Penerapan Bahan Ajar Digital Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Asam Basa terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas XI MAN 1 Kota Malang. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Munzil S. Pd. M. Si. (II) Dr. Aman Santoso M. Si. Kata kunci efektivitas bahan ajar digital inkuiri terbimbing asam basa Keterlaksanaan suatu pembelajaran dapat juga didukung dengan adanya sarana pembelajaran yang relevan. Salah satu sarana pembelajaran yang dapat digunakan adalah bahan ajar digital. Sulistiawati (2017) telah mengembangkan bahan ajar digital berbasis inkuiri terbimbing pada materi asam basa untuk SMA/ MA kelas XI. Pengembangan bahan ajar tersebut masih dibatasi pada tahap pengembangan saja sehingga belum pernah diuji efektivitasnya dalam pembelajaran di kelas. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk (1) menguji efektivitas penerapan bahan ajar digital berbasis inkuiri terbimbing pada materi asam basa untuk SMA/ MA kelas XI di MAN 1 Kota Malang. (2) mengetahui perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang menggunakan bahan ajar digital berbasis inkuiri terbimbing dengan peserta didik yang tidak menggunakan bahan ajar digital berbasis inkuiri terbimbing (3) persepsi peserta didik terhadap isi bahan ajar digital dan pembelajan dengan menggunakan bahan ajar digital. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental semu jenis Posttest Only. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI semester 2 MAN 1 Kota Malang tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri atas dua kelas. Pengambilan sampel ditentukan melalui teknik penarikan sampel acak berkelompok. Kelas eks-perimen adalah kelas XI MIPA 3 yang menggunakan bahan ajar digital berbasis inkuiri terbimbing dan kelas kontrol adalah kelas XI MIPA 1 yang pembelajarannya tanpa menggunakan bahan ajar digital berbasis inkuiri terbimbing. Instrumen tes hasil belajar terdiri dari 17 butir soal pilihan ganda yang telah divalidasi. Analisis data penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif dan statistik. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Independent Sample t-Test dengan taraf signifikansi sebesar 0 05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif peserta didik terhadap materi asam basa yang menggunakan bahan ajar digital lebih rendah daripada kelas yang tidak menggunakan bahan ajar digital. Rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen sebesar 62 89 lebih rendah dari rata-rata hasil belajar peserta didik kelas kontrol sebesar 78 53. Persepsi peserta didik terhadap isi bahan ajar digital sebesar 55% dengan kategori positif dan terhadap pembelajaran dengan bahan ajar digital sebesar 50% dengan kategori negatif. Hambatan pembelajaran antara lain peserta didik kurang bisa memahami materi tanpa dijelaskan oleh guru sebesar 39% dan aplikasi sering error sebesar 30% sehingga sebanyak 39% peserta didik menyarankan agar aplikasi sebaiknya diperbaiki sehingga tidak sering error dan 33% menyarankan agar guru lebih banyak menjelaskan.