Skripsi
Pengaruh efikasi diri dan pendidikan kewirausahaan terhadap intensi berwirausaha melalui media sosial instagram pada siswa Jurusan Pemasaran SMK Negeri 2 Kediri / Wisma Septianti Kusmandiri
Abstrak
i ABSTRAK Kusmandiri Wisma S. 2018. Pengaruh Efikasi Diri dan Pendidikan Kewirausahaan terhadap Intensi Berwirausaha Melalui Media Sosial Instagram Pada Siswa Jurusan Pemasaran SMK Negeri 2 Kediri. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Rachmad Hidayat S.Pd. M.Pd. Kata Kunci efikasi diri pendidikan kewirausahaan intensi berwirausaha media sosial instagram. Pengangguran merupakan masalah yang dihadapi di berbagai negara salah satunya di Indonesia. Di Indonesia pengangguran merupakan masalah yang serius banyak lulusan SMK yang menganggur karena kesulitan mendapatkan pekerjaan. Tingkat pengangguran di Indonesia masih tergolong tinggi tercatat dalam Badan Pusat Statistik pada tahun 2017 khususnya Sekolah Menengah Kejuruan jumlah pengangguran sebanyak 23 1% dari 7 1 juta orang. Penyebab masalah pengangguran terdidik dari SMK salah satunya adalah banyaknya lulusan yang hanya bertujuan untuk mencari pekerjaan bukan menciptakan lapangan pekerjaan. Hal ini sangat memprihatinkan khususnya pada lulusan SMK mengingat SMK merupakan lembaga pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja terampil dan mengutamakan kemampuan untuk melaksanakan pekerjaan tertentu. Salah satu solusi mengatasi pengangguran terdidik di Indonesia adalah dengan menjadi seorang wirausaha atau entrepreneur karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan dapat menyerap tenaga kerja yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kondisi efikasi diri pendidikan kewirausahaan penggunaan media sosial Instagram dan intensi berwirausaha siswa Jurusan SMK Negeri 2 Kediri (2) Pengaruh efikasi diri terhadap media sosial Instagram (3) Pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap media sosial Instagram (4) Pengaruh efikasi diri terhadap intensi berwirausaha siswa (5) Pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap intensi berwirausaha siswa (6) Pengaruh media sosial terhadap intensi berwirausaha siswa (7) Pengaruh efikasi diri terhadap intensi berwirausaha melalui media sosial Instagram (8) Pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap intensi berwirausaha melalui media sosial Instagram. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis jalur (path analysis). Pada penelitian ini terdapat efikasi diri (X1) dan pendidikan kewirausahaan (X2) sebagai variabel bebas media sosial Instagram (Z) sebagai variabel intervening dan intensi berwirausaha (Y) sebagai variabel terikat. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa Jurusan Pemasaran SMK Negeri 2 Kediri berjumlah 148 siswa dengan sampel berjumlah 108 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin sedangkan untuk menentukan jumlah sampel menggunakan proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuisioner dan dokumentasi. Skala yang digunakan adalah skala likert dengan 4 alternatif jawaban. Penelitian juga menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan nilai rhitung 8805 rtabel (0 361) dan nilai croncbach alpha ( 945 ) 8805 0 60. ii Berdasarkan hasil analisis jalur menunjukkan bahwa (1) kondisi efikasi diri pendidikan kewirausahaan penggunaan media sosial Instagram dan intensi berwirausaha siswa Jurusan Pemasaran SMK Negeri 2 Kediri termasuk dalam kategori baik (2) Efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap media sosial Instagram (3) Pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap media sosial Instagram (4) Efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha siswa (5) Pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha siswa (6) Media sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha siswa (7) Efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha siswa melalui media sosial Instagram (8) Pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha siswa melalui media sosial Instagram.