Tugas Akhir
Metode pelaksanaan pembangunan jalan dengan perkerasan kaku (rigid pavement) pada jalan tol Solo-Kertosono paket 3 STA 120+100 - STA 125+17 / Intan Kurnia Dewi Asmara
Abstrak
Asmara Intan Kurnia Dewi. 2017. Metode Pelaksanaan Pembangunan Jalan Dengan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Pada Jalan Tol Solo- Kertosono Paket 3 STA 120 100- STA 125 17. Proyek Akhir Program Studi D3 Teknik Sipil dan Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing Drs.Ir. H. Sudomo M.MT. Kata Kunci Metode pelaksanaan perkerasan kaku (rigid pavement). Perkerasan jalan baik perkerasan lentur (flexible pavement) maupun perkerasan kaku (rigid pavement) adalah jenis perkerasan yang umum digunakan pada jalan jalan yang ada di Indonesia. Konstruksi perkerasan lentur adalah merupakan perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat sementara perkerasan kaku menggunakan beton sebagai bahan utama. Konstruksi perkerasan kaku sendiri memiliki banyak tahap tahap pengerjaan guna menghasilkan beton rigid yang sesuai dengan rencana kerja dan syarat (RKS). Berdasarkan uraian tersebut maka proyek akhir ini akan mengkaji lebih mendalam tentang metode pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan dengan menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement) pada proyek tol Solo- Kertosono Ruas Ngawi- Kertosono STA 120 100 STA 125 17. Tujuan studi lapangan ini adalah (1) mengetahui metode kerja atau langkah langkah pekerjaan lapis perkerasan pada pembangunan jalan tol Solo-Kertosono paket 3 (2) menganalisa hasil temuan lapangan dan membandingkan dengan teori apakah metode pelaksanaan sudah sesuai atau belum. Hasil studi lapangan menyebutkan bahwa (1) Urutan metode pelaksanaan pekerjaan perkerasan kaku pada proyek pembangunan jalan tol Solo- Ngawi- Kertosono ruas Ngawi- Kertosono paket 3 adalah sebagai berikut pekerjaan persiapan pekerjaan survei lapangan pekerjaan galian pekerjaan timbunan pemasangan bekisting pekerjaan lean concrete pekerjaan beton base (rigid pavement) dan pekerjaan finishing. Desain rencana lapis perkerasan yang digunakan pada proyek ini meliputi pekerjaan agregat A setebal 15 cm kemudian lapisan Lean concrete setebal 15 cm dan lapisan beton rigid setebal 27 cm (2) Hasil yang diperoleh dari analisa perbandingan teori dengan metode yang diterapkan di proyek Tol Solo-Ngawi- Kertosono ruas Ngawi-Kertosono paket 3 yang terdiri dari pekerjaan persiapan pekerjaan pengukuran pekerjaan galian pekerjaan timbunan pekerjaan dan pemasangan geotekstil pekerjaan pemasangan bekisting pekerjaan lean concrete dan pekerjaan lapisan base (rigid pavement) sudah sesuai dan mematuhi prosedur Standar Operasional (SOP).