Skripsi
Pengembangan e-modul interaktif pembelajaran IPA berpendekatan saintifik untuk kegiatan siswa menerapkan konsep kemagnetan, induksi elektromagnet dan medan magnet / Ghany Firman Nur Fauzi
Abstrak
v RINGKASAN Fauzi Ghany Firman Nur. 2018. Pengembangan E-Modul Interaktif Pembelajaran IPA Berpendekatan Saintifik untuk Kegiatan Siswa Menerapkan Konsep Kemagnetan Induksi Elektromagnet dan Medan Magnet. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Munzil S.Pd. M.Si. (II) Sugiyanto S.Si. M.Si. Kata kunci media pembelajaran IPA pendekatan saintifik E-Modul kemagnetan. Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses komunikasi yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran atau perantara tertentu ke penerima pesan. Di dalam proses belajar mengajar pesan tersebut berupa materi ajar yang disampaikan oleh guru sedang saluran atau perantara yang digunakan untuk menyampaikan pesan/materi ajar adalah media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan adalah dengan E-Modul. Media pembelajaran ini dapat memudahkan guru dalam mengajar membangkitkan motivasi dan rangsangan pada siswa dan meningkatkan pemahaman siswa terutama pada materi yang membutuhkan ilustrasi atau gambaran yang dapat mewakili keadaan sebenarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran E-Modul interaktif berpendekatan saintifik dalam menerapkan konsep kemagnetan induksi elektromagnet dan medan magnet. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah four-D model atau model 4D. Model ini digunakan untuk mengembangkan sebuah produk termasuk produk media. Model ini mempunyai empat tahapan yang meliputi define (pembatasan) design (perancangan) develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Akan tetapi pada penelitian pengembangan media ini tahap keempat yaitu disseminate (penyebaran) tidak dilakukan karena keterbatasan waktu biaya dan tenaga peneliti. Kelayakan dari media yang dikembangkan dapat diketahui dari uji validasi dan uji keterbacaan. Uji validasi materi oleh ahli materi dosen jurusan fisika. Uji validasi media oleh ahli media dosen jurusan fisika. Uji keterbacaan dilaksanakan dengan melibatkan 10 orang siswa SMP kelas IX yang telah menempuh materi kemagnetan. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah teknik analisis nilai rata-rata. Hasil validasi terhadap media yang dikembangkan oleh ahli media diperoleh skor rata-rata sebesar 98 47% dari skor maksimal 100%. Hasil validari terhadap isi materi media yang dikembangkan oleh ahli materi diperoleh skor rata-rata sebesar 100%. Hasil uji keterbacaan terhadap media yang dikembangkan oleh guru diperoleh skor rata-rata 88 54% dari skor maksimal 100%. Hasil uji keterbacaan media yang dikembangkan oleh 10 siswa yang sudah menempuh materi kemagnetan diperoleh skor rata-rata sebesar 88 82%. Berdasarkan penilaian tersebut maka media pembelajaran yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan.