Skripsi
Pengaruh metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPSP) terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi kelas VII SMP Islam 1 Batu / Rossa Yunike Rizki Putri
Abstrak
RINGKASAN Putri R.Y.R. 2018. Pengaruh Metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas VII SMP Islam 1 Batu. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Muhardjito M.S. (2) Drs. I Wayan Sumberartha M.Sc. Kata Kunci Metode Pembelajaran IPA TAPPS HOTS Dalam memberikan pembelajaran IPA guru memiliki peran penting dalam menentukan sumber belajar maupun metode pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang dirancang harus mampu mengubah dari kegiatan yang berorientasi menghafal menjadi kegiatan yang berorientasi pada pemecahan masalah. Terdapat metode pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) yang mampu menuntut siswa untuk melakukan pemecahan masalah secara mandiri. Untuk memecahkan suatu permasalahan siswa memerlukan suatu kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kemampuan ini mampu menghubungkan ide ide dari suatu masalah sehingga mendorong siswa mendapatkan solusi dan kesimpulan atas masalah tersebut. Penelitian ini merupakan quasy experiment dengan one group pretest and posttest design. Sampel penelitian ini adalah kelas VII-A SMP Islam 1 Batu. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan tes hasil kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Analisis data meliputi uji normalitas uji homogenitas varian uji hipotesis dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa sebelum dan sesudah menggunakan metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) meningkat secara signifikan. Berdasarkan analisis data nilai pretest dan posttest menunjukkan bahwa thitung(18 96) ttabel(2 07) dengan taraf signifikansi 0 05 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata nilai pretest dan posttest dengan x 773 posttest (81 04) x 773 pretest (30 34) dan nilai N-Gain sebesar 0 72 (Tinggi). Dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa meningkat setelah pembelajaran menggunakan metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS).