Skripsi
William blake\'s poems viewed from the perspective of structuralism / Gracesilla Madyaning Ratri
Abstrak
RINGKASAN Ratri Gracesilla Madyaning. 2018. William Blake s Poems Viewed from the Perspective of Structuralism. Skripsi. Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) DR. Johannes Ananto Prayogo M.Pd M.Ed (II) Inayatul Fariha S.S. M.A Puisi menggunaka kata kata yang tidak biasa untuk menggambarkan sebuah makna pesan emosi atau ide dari penulis kepada pembaca atau pendengarnya. Oleh karena itu tidak mudah untuk mengevaluasi struktur dari sebuah puisi. Sebagai hasilnya pendekatan secara structural dipandang menjadi salah satu cara yang paling bagus untuk mengetahui unsur unsur yang terdapat dalam sebuah puisi dan memahami aspek aspek apa saja yang mempengaruhi penulis dalam membuat sebuah puisi. Peneliti memilih The Lamb Holy Thursday dan Jerusalem karya William Blake sebagai subjek penelitian dan memilih pendekatan struktural dalam pengujiannya. Pendekatan struktural adalah sebuah pendekatan yang memperhatikan unsur unsur yang membentuk sebuah puisi. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yaitu sebuah penelitian yang menggambarkan segi struktur dari ketiga puisi karya William Blake. Sumber data diambil dari kumpulan puisi William Blake dari internet. Peneliti sendiri menjadi instrumen utama dalam penelitian ini sedangkan instrumen pendukung lainnya adalah kertas observasi dan kertas untuk diambil data dari internet. Pada saat data dikumpulkan pada waktu yang sama dilakukan observasi dan analisis. Selanjutnya data disajikan dalam bentuk kesimpulan narasi ataupun simbol. Setelah itu peneliti melanjutkan dengan menarik sebuah kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) iramanya adalah a) trochaic trimeter b) iambic dan spondees tetrameter c) iambic heptameter. (2) Sajaknya adalah a) aabbccddee b) abcb dan abab c) aabb. (3) Bentuk baitnya adalah a) five rhyme couplets b) quatrain c) quatrain. dan kemungkinan besar yang menjadi faktor yang mempengaruhi Blake dalam menulis puisi a) pengalaman hidup penulis b) latarbelakang sosial dan c) latarbelakang agama. Kesimpulana akhir saya adalah William Blake cenderung disiplin dalam mengikuti aturan aturan yang ada untuk menciptakan estetika dalam puisinya. 2) Beberapa faktor yang cenderung mempengaruhi gaya penulisan Blake yaitu pengalaman hidup sosial dan agamanya. Temuan ini memperlihatkan Blake lebih berkonsentrasi pada alam dan ketuhanan dalam puisinya. Dengan dilakukannya penelitian ini peneliti berharap dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang pendekatan struktural dan factor factor apa saja yang dapat mempengaruhinya. Untuk siswa Sastra Inggris disarankan untuk mengambil structural sebagai salah satu fokus pelajarannya. Untuk dosen Sastra Inggris disarankan untuk menggunakan pendekatan struktural untuk mengajar tentang memahami puisi. Dan untuk peneliti lanjutan disarankan untuk menggunakan penelitian terdahulu ini sebagai salah satu referensi.