Skripsi
Pengembangan bahan ajar berbasis Mobile Learning matakuliah Kecerdasan Buatan pada Program S1 Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang / Achmad Ilham Ramadhani
Abstrak
v ABSTRAK Ramadhani Achmad Ilham. 2018. Pengembagan Bahan Ajar Berbasis Mobile Learning Matakuliah Kecerdasan Buatan Pada Program S1 Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Dr. H. Hakkun Elmunsyah S.T. M.T. (2) Heru Wahyu Herwanto S.T. M.Kom. Kata Kunci Pengembangan Media Kecerdasan Buatan Mobile Android. Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika merupakan salah satu Program Studi di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Terdapat beberapa matakuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa program studi tersebut. Salah satunya adalah Matakuliah Kecerdasan Buatan. Berdasarkan observasi ditemukan masalah yaitu kesulitan dalam pemahaman materi pada Matakuliah Kecerdasan Buatan sehingga dirasa mahasiswa memerlukan media penunjang lain berupa m-learning. Pengembangan media pembelajaran m-learning ini merupakan solusi untuk menangani permasalahan yang terjadi di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang. Selain itu dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar bagi mahasiswa Teknik Elektro khususnya prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika pada Matakuliah Kecerdasan Buatan. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah merancang bahan ajar berbasis aplikasi smartphone untuk Matakuliah Kecerdasan Buatan mengembangkan bahan ajar berbasis aplikasi smartphone yang sesuai dengan Matakuliah Kecerdasan Buatan dan menguji kelayakan produk bahan ajar berbasis aplikasi smartphone pada Matakuliah Kecerdasan buatan. Dalam pengembangan produk bahan ajar ini metode penelitian dan pengembangan mengacu pada model pengembangan Sugiyono. Model tersebut mempunyai langkah-langkah (1) potensi dan masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisi desain (6) uji coba produk (7) revisi produk (8) uji coba pengguna (9) revisi produk dan (10) produk akhir. Berdasarkan uji validasi yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi bahwa tingkat validitas produk diperoleh 92 42% untuk ahli media 95 34% untuk ahli materi. Berdasarkan ujicoba yang dilakukan pada pengguna diperoleh persentase sebesar 87 06% untuk uji coba kelompok kecil dan 88 51% untuk uji coba kelompok besar.. Berdasarkan kriteria validitas maka dapat dinyatakan bahwa bahan ajar berbasis mobile learning sangat valid dan layak untuk digunakan.