Skripsi
Analisis pemberdayaan masyarakat dalam mengurangi kemiskinan di Desa Wonoanti Kabupaten Trenggalek / Elistiya Panglipuring Larasati
Abstrak
v ABSTRAK Larasati. Elistiya Panglipuring. 2018. Analisis Pemberdayaan Dalam Mengurangi Kemiskinan Di Desa Wonoanti Kabupaten Trenggalek. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Imam Mukhlis . S.E M.Si. Kata Kunci Pemberdayaan masyarakat pengrajin bambu handycraft bambu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) profil kemiskinan yang terjadi di Desa Wonoanti 2) Faktor pendukung dan penhambat dalam proses pemberdayaan di Desa Wonoanti 3) Dampak pemberdayaan masyarakat dalam mengurangi kemiskinan di Desa Wonoanti.Penelitian ini menggunakan metode wawancara interpretatif dengan pendekatan kualitatif. Situs penelitian adalah tempat produksi Bambu Indah Craft dengan subyek penelitian adalah pengelola dan masyarakat yang terlibat di dalam kegiatan produksi Bambu Indah Craft . Pengumpulan data menggunakan metode wawancara observasi dan dokumentasi. Peneliti sebagai instrumen penelitian didukung dengan pedoman wawancara pedoman observasi dan pedoman dokumnetasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dengan menggunakantriangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) profi kemiskinan desa wonoanti yaitu masalah kemiskinan di desa wonoanti disebabkan oleh (a) kurangnya penguasaan dan pemilikan aset produksi terutama tanah dan modal (b) program-program yang disebabkan oleh pemerintah tidak tepat sasaran yang disebabkan oleh adanya permasalahan exclusion error data. 2) faktor pendukung dan penghambat dalam proses pemberdayaan 3) dampak pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan kerajinan tangan Bambu Indah Craft (a)dari segi ekonomi yaitu menambah penghasilan dan pendapatan masyarakat (b) dari segi sosial yaitu membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran (c) dari segi lingkungan yaitu memanfaatkan tumbuhan bambu yang melimpah dan (d) dari segi pendidikan yaitu mayarakat mendapatkan pengetahuan baru dan memiliki biaya lebih untuk pendidikan anak.