Skripsi
Pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya sekolah di TB-TK Aisiyah Bustanul Athfal 26 Malang / Suci Herlin Septiani
Abstrak
i ABSTRAK Septiani Suci Herlin. 2018. Pelaksanaan Pendidikan Karakter melalui Budaya Sekolah di KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 26 Malang. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ahmad Samawi. M.Hum. (II) Sandy Tegariyani Putri S S.Pd. M.Pd Kata Kunci Pendidikan Karakter Budaya Sekolah KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 26 Malang Pendidikan karakter adalah upaya untuk memberikan tuntunan kepada peserta didik berupa penanaman nilai yang berlaku dimasyarakat. Pendidikan karakter penting dilakukan sejak anak berusia dini karena diharapkan anak tumbuh menjadi manusia berkepribadian baik. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya sekolah di KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 26 Malang faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya sekolah di KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 26 Malang dan evaluasi terhadap program-program sekolah yang telah diterapkan di KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 26 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripstif. Sumber data dalam penelitian adalah kepala sekolah anak dan guru kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya sekolah adalah dengan visi misi dan tujuan sekolah penataan halaman sekolah penataan ruang kelas tata tertib sekolah kegiatan pembiasaan rutin kegiatan pemberian teladan kegiatan spontan dan kegiatan terprogram. Budaya sekolah yang berpengaruh dalam menanamkan nilai karakter pada anak adalah dari kegiatan pembiasaan rutin kegiatan pemberian teladan kegiatan spontan dan pengkondisian lingkungan yang menyediakan sarana dan prasarana penunjang kebersihan sekolah. Sekolah juga memiliki kegiatan terprogram antara lain Ibuku Jadi Guru Nonton Bareng Kegiatan Menempel Gambar Bendera Merah Putih Cooking Class dan Perayaan Isra Mi raj dan Hari Kartini Bersama dengan Ibu. Faktor penghambat dalam melaksanakan pendidikan karakter adalah dari orang tua dan anak. Faktor pendukung yaitu dari pemberian reward dan keterlibatan seluruh warga sekolah dalam menanamkan nilai karakter pada anak. Evaluasi program yang dilakukan yaitu evaluasi proses dan evaluasi hasil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan pendidikan karakter melalui budaya sekolah di KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 26 Malang dilaksanakan dengan baik. Saran dari penelitian ini adalah agar kepala sekolah menambah kegiatan terprogram seperti berkunjung ke panti asuhan untuk guru agar menambahkan cerita berkaitan dengan penanaman nilai karakter dan melakukan kegiatan berlajar di luar kelas untuk peneliti lain dari penelitian ini dapat dilakukan penelitian untuk mengukur prosentase pengaruh keterlibatan orang tua terhadap pembentukan karakter anak saat di sekolah.