Skripsi
Analisis makro ekonomi terhadap jumlah Kredit Usaha rakyat (KUR) periode 2014-2016 (studi pada Bank Negara Malang Raya) / Saharani Dwita Hayuning Tyas
Abstrak
RINGKASAN Tyas Saharani Dwita Hayuning. 2018. Analisis Makro Ekonomi Terhadap Jumlah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Periode 2014-2016 (Studi Pada Bank Negara Di Malang Raya . Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing Dr. Grisvia Agustin S.E. M.Sc. Kata Kunci PDRB BI Rate Inflasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pemerintah sebagai regulator diharapakan bisa mendukung perkembangan perbankan Indonesia dengan kebijakan-kebijakan yang coba diterapkan oleh pemerintah dalam meningkatkan stabilitas perbankan di Indonesia. Maka dari itu pemerintah sebagai regulator harus lebih memperhatikan kebijakan-kebijakan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yaitu diantaranya PDRB BI Rate dan Inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB BI Rate dan Inflasi Terhadap Jumlah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Periode 2014-2016. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder dan data primer. Model yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil regresi menunjukan bahwa variabel PDRB dan BI Rate berpengaruh negatif signifikan terhadap Jumlah Kredit Usaha Rakyat (KUR) karena dengan adanya kenaikan PDRB maka artinya kesejahteraan masyarakat dan kemandirian masyarakat secara ekonomi meningkat sehingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi menurun sedangkan Inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Jumlah Kredit Usaha Rakyat (KUR).