UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peranan Museum Wajakensis sebagai sumber belajar di Kabupaten Tulungagung / Rinanti Retno Untari

Untari, Rinanti Retno - Nama Orang;

Abstrak
i ABSTRAK Untari Rinanti Retno. 2018. Peranan Museum Wajakensis Sebagai Sumber Belajar Di Kabupaten Tulungagung. Skripsi. Program Studi Pendidikan Sejarah. Jurusan Sejarah. Fakultas Ilmu Sosial. Pembimbing Dr. R. Reza Hudiyanto M.Hum. Kata Kunci Museum Wajakensis dan Sumber Belajar. Museum merupakan tempat untuk menyimpan benda-benda bersejarah. Disetiap daerah biasanya memiliki museum sebagai tempat untuk penyimpanan koleksi benda-benda bersejarah. Kabupaten Tulungagung memiliki museum yang terkenal saat ini dengan sebutan Museum Wajakensis. Museum Wajakensis menyimpan banyak koleksi yang ditemukan di daerah lokal. Museum berfungsi sebagai tempat rekreasi studi maupun penelitian. Mempelajari sejarah menggambarkan suatu peristiwa yang terjadi di masa lampau. Pembelajaran biasanya menggunakan teknik tematik dan teoritik maka dari itu pembelajaran sejarah dengan menggunakan teknik tersebut sangat membosankan. Sumber belajar sangat diutamakan dalam mengajar terutama pelajaran sejarah. Sumber belajar adalah komponen untuk mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar. Media belajar adalah alat bantu proses belajar mengajar. Oleh karena itu museum bisa dijadikan sumber belajar dan koleksi di dalam museum bisa dijadikan media belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) sejarah museum wajakensis tahun 1996-2011 sebagai tempat penyimpanan benda cagar budaya yang ditemukan di Kabupaten Tulungagung dan peranan pemerintah terhadap penemuan benda bersejarah yang ditemukan di Kabupaten Tulungagung (2) peranan museum wajakensis sebagai sumber belajar di Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif jenis penelitian studi kasu. Penelitian kualitatif dimana menekankan pada suatu analisis data berupa lisan maupun tertulis. Penelitian kualitatif yang mana digunakan untuk meneliti pada kondisi yang tidak dimanipulasi oleh peneliti Hasil penelitian ini adalah (1) sejarah museum Wajakensis tahun 1996-2011 dimana pada tahun 1996 koleksi benda cagar budaya yang ditemukan dan disimpan di pendopo kongras arum Kabupaten Tulungagung dan peranan pemerintah Kabupaten Tulungagung sangat berperan penting karena semakin banyak benda cagar budaya yang ditemukan pemerintah membangun bangunan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda cagar budaya yang layak dijadikan tempat rekreasi di Tulungagung (2) Museum Wajakensis bisa dijadikan sumber belajar. Sumber belajar di daerah lokal khususnya SMA sangat membantu.


Informasi Detail
DDC
Rs 069.09 UNT p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, 2018.
Deskripsi Fisik
x, 153 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04112/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. MUSEUM - SEJARAH
2. MUSEUM, PERANAN
3. HISTORY OF MUSEUM

Pembimbing
1. Reza Hudiyanto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik