Skripsi
Pengaruh model pembelajaran jigsaw dipadu dengan Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar kognitif tema pencemaran lingkungan kelas VII SMP Negeri 3 Malang / Shinta Kusuma Ayuningtyas
Abstrak
ABSTRAK Ayuningtyas Shinta Kusuma 2018. Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw dipadu dengan Teams Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar Kognitif Tema Pencemaran Lingkungan Kelas VII SMP Negeri 3 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Muhardjito M.S. (2) Drs. I Wayan Sumberartha M.Sc. Kata Kunci Model Pembelajaran Jigsaw Teams Games Tournament Proses pembelajaran di kelas telah diatur dalam peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 yang menjelaskan bahwa pendidikan di Indonesia mengharapkan terlaksananya pembelajaran yang aktif. Hal ini tentunya guru memiliki peran penting dalam menentukan model pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi pembelajaran. Terdapat model pembelajaran Jigsaw yang mampu menuntut siswa belajar secara aktif. Walaupun demikian model pembelajaran Jigsaw juga memiliki kelemahan yaitu pengalaman belajar siswa menjadi tidak sama. Untuk mengatasi kelemahan tersebut perlu dipadukan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Perpaduan model ini dilakukan agar kegiatan pembelajaran menjadi aktif menarik dan menantang sehingga siswa dapat menghadapi persoalan memiliki keterampilan sosial dan mencapai hasil pembelajaran yang lebih optimal. Penelitian ini merupakan quasy experiment dengan posttest only control design. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Malang dengan sampel 2 kelas yaitu kelas VII-4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-3 sebagai kelas kontrol. Penentuan sampel dilakukan dengan memilih dua kelas yang memiliki kesamaan rata-rata nilai akademiknya. Instrumen penelitian ini menggunakan tes di akhir pertemuan pembelajaran. Analisis data meliputi uji normalitas uji homogenitas uji hipotesis dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa di kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Jigsaw dipadu Teams Games Tournament (TGT) dengan siswa di kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan analisis data nilai posttest dengan uji t menunjukkan bahwa thitung(4 042) ttabel(2 045) dengan taraf signifikansi 0 05 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata nilai posttest di kelas eksperimen dengan kelas kontrol dan nilai uji Tukey menunjukkan nilai Qhitung(3 96) Qtabel(3 85). Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kognitif siswa yang belajar dengan model pembelajaran Jigsaw dipadu TGT lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.