Skripsi
Pengaruh penyuluhan pendewasaan usia perkawinan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang risiko pernikahan dini pada siswa-siswi SMA Hasanuddin Kecamatan Wajak Kabupaten Malang / Dinda Wieki Rahmawati
Abstrak
RINGKASAN Rahmawati Dinda Wieki. 2018. Pengaruh Penyuluhan Pendewasaan Usia Perkawinan Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap tentang Risiko Pernikahan Dini pada Siswa-Siswi SMA Hasanuddin Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. dr. Moch. Yunus M.Kes. (II) dr. Desi Ariwinanti M.PH. Kata Kunci penyuluhan pendewasaan usia perkawinan pengetahuan sikap rrisiko pernikahan dini Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar keempat di dunia hal ini salah satunya disebabkan oleh besarnya angka fertilitas yang dipengaruhi oleh tingginya angka pernikahan dini.Tingginya usia perkawinan pertama di bawah 20 tahun di Indonesia mencapai 41 9% pada usia 15-19 tahun 4 8% pada usia 10-14 tahun serta lebih dari seperenam anak perempuan menikah sebelum mencapai usia dewasa yaitu 18 tahun atau kurang lebih 340.000 anak per tahunnya. Sedangkan pada Kabupaten Malang angka pernikahan dini tertinggi berada pada Kecamatan Wajak.Angka pernikahan di bawah umur yang masih cukup tinggi ini dimungkinkan karena tingkat pengetahuan yang kurang terkait pendewasaan usia perkawinan dan risiko dari menikah di bawah umur. Rancangan penelitian pada penelitian ini adalah praeksperimen dengan desain eksperimen one group pretest posttest. Penelitian dilakukan di SMA Hasanuddin Kecamatan Wajak Kabupaten Malang dan menggunakan teknik sampling total sampling dengan jumlah sampel 47 siswa kelas X. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan analisis data menggunakan uji T-Test dengan taraf signifikansi 0 05. Hasil rata-rata pretest menunjukkan nilai 63 61 pada variabel pengetahuan dan nilai 79 87 pada variabel sikap. Keduanyamenunjukkanpeningkatannilaipadahasil rata-rata posttest yaitu nilai 80 18 pada variabel pengetahuan dan nilai 83 81 pada variabel sikap. Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest variabel pengetahuan dan sikap dengan nilai posttest variabel pengetahuan dan sikap. Hasil uji T-Test variabel pengetahuan dan sikap menunjukkan Sig. (2-tailed) 0 000 atau kurang dari 0 05. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan pendewasaan usia perkawinan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang risiko pernikahan dini pada siswa-siswi SMA Hasanuddin Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Oleh karena itu saran penelitian ini adalah promotor kesehatan dapat menggunakan metode penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terkait pendewasaan usia perkawinan dan risiko pernikahan dini.