UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Beban kerja tenaga kesehatan berdasarkan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) di Poli Rawat Jalan Puskesmas Turen Kabupaten Malang / Hasti Nurmahani

Nurmahani, Hasti - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Nurmahani Hasti. 2018. Beban Kerja Tenaga Kesehatan Berdasarkan Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) di Poli Rawat Jalan Puskesmas Turen Kabupaten Malang. Skripsi JurusanKesehatanMasyarakat FakultasIlmuKeolahragaan UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Roesdiyanto M.Kes. (II) Nurnaningsih Herya Ulfah S.KM. M.Kes. Kata Kunci beban kerja tenaga kesehatan metode WISN Perencanaansumber daya manusia kesehatansaat ini masihbersifattop down(daripusat) sehinggakebutuhantenaga kesehatandengankebutuhannyata di lapanganbelumsesuaisertabelumberorientasipadaproyeksikebutuhanjangkapanjang.PuskesmasTurenmerupakanpuskesmasdenganjumlahkunjunganrawatjalantertinggi di Kabupaten Malang padaTahun 2016 yaitumencapai 108.300 kunjungandengan jumlahtenagakesehatanyaitu 56 orang petugas.Jumlahkunjungan di fasilitaspelayanankesehatanyang tinggi akanmempengaruhibebankerjapadasetiaptenagakesehatan yang akanberdampakpadakualitaspelayanankesehatan. Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengetahuibebankerjatenagakesehatanyang terdiri dari dokter umum perawat dokter gigi perawat gigi bidan apoteker analis laboratorium tenaga kesehatan lingkungan dan tenaga ahli gizi.Penghitungan beban kerjamenggunakanmetodeWorkload Indicators of Staffing Need (WISN) di PoliRawatJalanPuskesmasTurenKabupaten Malang. Penelitianini menggunakanmetode WISN yang terdiri dari lima tahap yaitu penghitungan Waktu Kerja Tersedia (WKT) menetapkan unit kerja dan kategori SDM penghitungan standar beban kerja standar kelonggaran dan kebutuhan SDM serta rasio WISN. Hasil penelitian pada tahap pertamamenunjukkan bahwa hasil WKTtertinggiyaitu 63.360 menit/tahunterdapatpadakategoritenagakesehatandokterumum doktergigi apoteker danbidan. Hasil WKT terendahterdapatpadakategoritenagaahligiziyaitu 58.800 menit/tahun. Pada tahap kedua penetapan unit dan kategori SDM terdiri dari tujuh sub unit dengan 9 jenis tenaga kesehatan.Hasil pada tahap ketiga yaitu standarbebankerjasetiapkategoritenagakesehatanpadamasing-masing unit bervariasi. Pada tahap keempat standar kelonggaran tertinggi terdapat pada apoteker yaitu 0 4053 dan yang terendah yaitu 0 0291 dimiliki oleh perawat gigi. Pada tahap kelima hasil penghitungankebutuhantenagakesehatanmenggunakanmetode WISN menunjukkanbahwa 1) kebutuhan doktergigi perawatgigi apoteker dantenagakesehatanlingkungan yaitu satu orang dengan rasio sama dengan satu 2) kebutuhan dokter umum enam orang perawat 18 orang analis laboratorium dan tenaga ahli gizi lima orang dengan rasio


Informasi Detail
DDC
Rs 610.73069 NUR b
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kesehatan Masyarakat, 2018.
Deskripsi Fisik
xii, 137 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04212/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. BEBAN KERJA - TENAGA KESEHATAN
2. WORKLOAD - HEALTH WORKERS

Pembimbing
1. Roesdiyanto ; 2. Nurnaningsih Herya Ulfah
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik