UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengembangan bahan ajar berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) untuk memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi redoks dan elektrokimia / Novia Prihastyanti

Prihastyanti, Novia - Nama Orang;

Abstrak
Ringkasan Prihastyanti Novia. 2017. Pengembangan bahan ajar berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) untuk memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi redoks dan elektrokimia. Dosen Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Subandi M.Si (2) Drs Darsono Sigit M.Pd Kata kunci Bahan ajar berpikir kritis Contextual teaching and learning redoks elektrokimia Sebagian siswa SMA masih mengalami kesulitan dalam mempelajari kimia salah satunya adalah materi redoks dan elektrokimia yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Disamping itu pemahaman siswa terhadap aplikasi materi redoks dan elektrokimia dalam kehidupan sehari hari serta kemampuan berpikir kritis siswa termasuk rendah. Rendahnya pemahaman tersebut diduga karena siswa belajar secara hafalan dan hal tersebut kemungkinan disebabkan karena bahan ajar yang digunakan selama ini masih berbasis konten bukan konteks. Oleh karena itu perlu dikembangkan bahan ajar berbasis Contextual Teaching and Learning untuk memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi redoks dan elektrokimia yang layak digunakan pada jenjang SMA. Metode pengembangan yang digunakan pada dasarnya adalah model pengembangan Four-D Model (Model 4D oleh Thiagarajan) yang terdiri atas 4 tahap yaitu Define Design Develop dan Disseminate. Namun dalam penelitian ini tahap disseminate tidak dilakukan. Tahap Define terdiri dari 1) analisis pendahuluan 2) analisis tugas 3) analisis konsep 4) merumuskan tujuan pembelajaran dan 5) merancang bahan ajar awal. Tahap Design terdiri dari 1) pemilihan media 2) pemilihan format bahan ajar dan 3) menyusun bahan ajar. Tahap Develop terdiri dari 1) merevisi bahan ajar awal 2) melakukan validasi ahli 3) menganalisis dan merevisi hasil validasi dan 4) produk bahan ajar akhir. Sebagai validator dipilih 1 dosen kimia Universitas Negeri Malang dan 2 guru kimia SMA sedangkan sebagai subjek uji coba digunakan siswa SMA sebanyak 10 orang yang telah mendapat pembelajaran materi redoks dan elektrokimia. Bahan ajar yang telah dikembangkan berupa produk bahan ajar yang berbasis Contextual Teaching and Learning pada materi redoks dan elektrokimia untuk memfasilitasi kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Bahan ajar ini terdiri atas buku siswa buku guru dan video pembelajaran. Berdasarkan uji validasi dan uji keterbacaan terhadap buku siswa buku guru dan video pembelajaran hasil pengembangan diperoleh hasil skor berturut turut adalah 86% 89% 82% dan 83%. Hal tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar hasil pengembangan tergolong sangat layak digunakan dalam pembelajaran pada materi tersebut di tingkat SMA.


Informasi Detail
DDC
Rs 541.393078 PRI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Kimia, 2018.
Deskripsi Fisik
xv, 320 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04294/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. REAKSI REDOKS - BAHAN AJAR
2. REDOX REACTIONS - STUDY AND TEACHING

Pembimbing
1. Subandi ; 2. Darsono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik