Tesis
Pengaruh story telling dengan menggunakan media gambar terhadap kemampuan berbahasa dan sosial anak usia 5-6 tahun / Hariddha Yuni Sulistyaningrum
Abstrak
RINGKASAN Sulistyaningrum. Hariddha Yuni. 2018. Pengaruh Menggambar Berbasis StorytellingTerhadap Kemampuan Berbahasa dan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr.Imanuel Hitipeuw M.A (II) Dr. Triyono M.Pd Kata Kunci Menggambar story telling bahasa sosial Perkembangan bahasa dan sosial anak berperan penting dalam mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Dimasaanakberusia 5-6 tahun seluruh aspek perkembangan anak akan mengalami masa percepatan apabila anak memiliki kesempatan untuk mempraktikkan berbagai keterampilan yang dimiliki melalui stimulasi yang tepat. Denganmenggunakanmetode bercerita (Story Telling) dapat melatih daya pikir anak usia dini untuk terlatih memahami proses cerita melatih anak untuk dapat menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan guru dan juga melatih anak-anak untuk memilih kata-kata sehingga mampu berbicara dengan jelas. Penelitianinimemilikitujuanuntuk mengetahui pengaruh dari story tellingdenganmenggunakan media gambarterhadap kemmapuanbahasadansosialanak usia 5-6 tahun. Serta untukmengetahuipengaruh dari story tellingdenganmenggunakan media gambarterhadapseluruhaspekperkembangananakusai 5-6 tahun. Rancangan penelitian ini adalah Single Subject Researchdengan desain reversal design. Penarikan subjek penelitian secara purposive. Subjek yang terlibatdalampenelitian ini adalah 4 siswa kelas B TK Brawijaya Smart Schol Universitas Brawijaya Malang. Instrumen yang digunakansebagaialatmengumpulkan data penelitian adalah pedoman observasi. Data dianalisissecara visual menggunakan grafik terhadap data individu dan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan menggambar berbasis story telling mampu meningkatkan skor perkembangan berbahasa masing-masing subjek yaitu KZ dari skor 5 naik menjadi 9 LY dari skor 5 menjadi 9 MJ dari skor 4 menjadi 8 GM dari skor 5 menjadi 9. Hasil yang didapat pada sikap prososial untuk masing-masing subjek adalah KZ dari skor 6 menjadi 12 LY dari skor 7 menjadi 11 MJ dari skor 7 menjadi 11 GM dari skor 7 menjadi 12. Pada sikap agresif untuk masing-masing subjek adalah KZ dari skor 5 menurun menjadi 2 LY dari skor 5 menurun menjadi 2 MJ dari skor 6 menurun menjadi 2 GM dari skor 4 menurun menjadi 2. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan menggambar berbasis story telling efektif meningkatkan perkembangan berbahasa dan sosial anak usia 5-6 tahun.