Skripsi
Perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) antara siswa Palang Merah Remaja (PMR) dn non-PMR di MTsN 1 Malang / Akhlis Hidayat
Abstrak
v RINGKASAN Hidayat Akhlis. 2018. Perbedan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Antara Siswa Palang Merah Remaja (PMR) Dan Non-Pmr di MTsN 1 Malang. Skripsi. Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Dra. Endang Sri Redjeki M. S. (I) dr. Desi Ariwinanti M. PH. Kata Kunci PHBS PMR pengetahuan sikap. Penerapan PHBS di Kabupaten Malang masih belum maksimal. Pada tahun 2016 jumlah rumah tanga dipantau sebanyak 57.919 dan yang ber-PBHS sebanyak 17.401 (30 04%) persentase ini lebih kecil bila dibandingkan dengan target nasional yaitu 70%. PHBS dalam masyarakat sangat dipengaruhi oleh proses yang terjadi di tatanan sosialain termasuk tatanan institusi pendidikan. Peran dan fungsi sekolah membentuk dan mempengaruhi proses tumbuh kembang anak dikelola melalui proses manajemen sekolah. Salah satu upaya mewujudkan manajemen sekolah yaitu dengan melakukan kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu kegiatan ekstrakurikuler adalah Palang Merah Remaja atau yang sering disebut dengan PMR. Kegiatan siswa sangat berpengaruh terhadapembentukan PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya perbedan tingkat pengetahuan dan sikap tentang PHBS antara siswa PMR dan Non-PMR di MTsN Malang 1. Penelitian dilakukan terhadap 103 di MTsN Malang 1 dengan rincian 42 siswa PMR dan 61 siswa non-PMR. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif analitikomparatif dengan metode crosectional. Teknik pengambilan data mengunakan instrumen berbentukuesioner pengetahuan dan sikap. Data hasil penelitian kemudian dikoding dan dinterpretasikan ke dalam kategori rendah cukup baik untuk variabel pengetahuan dan rendah sedang tingi untuk variabel sikap. Analisis data mengunakan uji Independent sample T- test dengan pra-syarat data berdistribusi normal homogen dengan taraf signifikansi (Sig. 8804 0 05). Dari hasil uji Independent sample T-test yang telah dilakukan didapatkan nilai Sig. 0 0. Berdasarkan uji hipotesis dapat disimpulkan terdapat perbedan tingkat pengetahuan antara siswa PMR danon-PMR denganilai sig. 0 0 8804 0 05. Begitu pula untuk variabel sikap sikap antara siswa PMR danon-denganilai sig. 0 0 8804 0 05. Kesimpulanya terdapat perbedan tingkat pengetahuan dan antara PMR. Maka daritu peneliti memberikan saran kepada seluruh pihak yang terkait untuk mengembangkan PMR sebagai usaha kesehatan berbasis masyarakat (masyarakat sekolah) dalam pendidikan kesehatan khususnya PHBS.