Skripsi
Pengembangan buku ajar mata pelajaran pemrograman grafik paket keahlian rekayasa perangkat lunak SMK / Ria Suciati
Abstrak
vi ABSTRAK Suciati Ria. 2018. Pengembangan Buku Ajar Mata Pelajaran Pemrograman Grafik Paket keahlian Rekayasa Perangkat Lunak SMK Jurusan Teknik Elektr Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara M.Pd. (II) M. Zainal Arifin. S. Si. M.Kom Kata kunci buku ajar pemrograman grafik Kurikulum 2013 merupakan kurikulum baru yang berbasis karakter dan dalam penerapannya diarahkan pada pencapaian kompetensi yang dirumuskan dari SKL (Standar Kompetensi Lulusan). Dalam kurikulum 2013 SMK terdapat mata pelajaran baru pada beberapa paket keahlian. Salah satunya pada paket keahlian Rekayasa Perangkat Lunak yaitu terdapat mata pelajaran baru adalah pemrograman Grafik. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di sekolah masih belum adanya bahan ajar yang menunjang proses pembelajaran dikarenakan pemrograman grafik merupakan mata pelajaran yang baru yang muncul pada kurikulum 2013. Pengembangan buku ajar pemrograman grafik yang terstruktur sangat diperlukan untuk menunjang keterlaksanaan pembelajaran. Buku ajar dikembangkan dengan memotivasi siswa memanfaatkan hal menarik seperti gambar memiliki materi yang mencakup untuk mendukung pengajaran. Serta menata buku ajar dengan menyusun (epitome) kerangka isi materi dari cakupan luas menuju yang lebih rinci. Dengan penyusunan kerangka isi dapat mengetahui sampai mana siswa telah mempelajari buku ajar dilihat urutan kerangka isi materi yang sedang dipelajari. Tujuan dari pengembangan bahan ajar ini adalah untuk menyediakan dan mengembangkan buku ajar mata pelajaran Pemrograman Grafik yang merupakan mata pelajaran baru. Serta melakukan uji kelayakan pada buku ajar yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah dari penelitihan dan pengembangan ADDIE. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi tahap analisis yang terdiri dari analisis kebutuhan selanjutnya tahap desain terdiri dari perancangan atau desain dari buku ajar tahap pengembangan terdiri dari pengembangan buku ajar serta review dosen pembimbing untuk menguji kelayakan buku ajar selanjutnya tahap implementasi yang dilakukan dengan implementasi buku ajar pada siswa untuk menilai buku ajar tersebut tahap evaluasi terdiri dari tahap terakhir pengembangan yaitu melakukan evaluasi akhir pada hasil angket yang diberikan oleh ahli media ahli materi serta pengguna (siswa). Hasil data analisis pengembangan produk diperoleh nilai persentase tiap subjek coba sebagai berikut (1) ahli materi diperoleh nilai sebesar 91% (2) ahli media diperoleh nilai sebesar 86 8% (3) ujicoba kelompok kecil diperoleh nilai sebesar 81 6% dan (4) kelompok besar diperoleh nilai sebesar 81 3%. Dari hasil perolehan tersebut hasil produk pengembangan masuk dalam kriteria sangat valid dan layak digunakan.