Skripsi
Pengembangan bahan ajar kimia materi makromolekul berbasis pendekatan kontekstual (contextual teaching and learning) untuk siswa SMA/MA Kelas XII / Eka Sasining Putri
Abstrak
RINGKASAN Putri Eka Sasining. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Kimia Materi Makromolekul Berbasis Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) untuk Siswa SMA/MA Kelas XII. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Drs. I Wayan Dasna M.Si. M.Ed. Ph.D. (II) Dra. Surjani Wonorahardjo Ph.D. Kata kunci pengembangan bahan ajar makromolekul pendekatan kontekstual Bahan ajar adalah komponen perangkat pembelajaran yang digunakan untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar. Berdasarkan hasil analisis terhadap materi makromolekul pada beberapa bahan ajar yang umumnya digunakan di sekolah materi pembelajaran dan konsep disampaikan secara naratif dan informatif. Bahan ajar belum dapat membantu peserta didik untuk mengkonstruksi konsep secara mandiri. Padahal pada kurikulum 2013 peserta didik didorong belajar melalui konstruksi konsep. Pendekatan yang sesuai dengan ketentuan kurikulum 2013 dan dapat digunakan untuk membelajarkan materi makromolekul adalah pendekatan kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan bahan ajar materi makromolekul berbasis pendekatan kontekstual. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D (Thiagarajan 1974) yang terdiri dari tahap define design develop dan disseminate. Namun pada penelitian pengembangan ini hanya dilakukan hingga tahap develop. Pengembangan bahan ajar ini mencakup buku guru dan buku siswa. Kalayakan bahan ajar yang dikembangkan divalidasi oleh tiga validator ahli sementara uji keterbacaan dilakukan oleh sepuluh siswa kelas XII SMA. Hasil pengembangan adalah buku siswa berbasis pendekatan kontekstual yang terdiri atas bab polimer sintetis karbohidrat protein dan lipid. Buku guru mencakup silabus RPP dan petunjuk penilaian. Hasil validasi terhadap bahan ajar menunjukkan bahwa buku siswa dan buku guru memenuhi kriteria sangat layak dengan persentase rata-rata 87 7% dan 84 7%. Sementara hasil dari uji keterbacaan menunjukkan bahwa buku siswa memenuhi kriteri layak dengan rata-rata persentase 78 2%. Hasil pengembangan bahan ajar kimia materi makromolekul berbasis pendekatan kontekstual (CTL) dapat digunakan dalam proses belajar mengajar.