Skripsi
Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran simulasi digital kelas X TKJ di SMK Ma\'arif NU 04 Pakis / Anik Triasih
Abstrak
ABSTRAK Triasih Anik. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Simulasi Digital Kelas X di SMK Ma arif NU 04 Pakis. Proposal Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Kata Kunci Aktivitas Belajar Hasil Belajar Simulasi Digital dan Problem Based Learning. Dalam proses pembelajaran kebanyakan guru dalam proses penyampaian materi pembelajaran hanya berpusat pada guru sehingga keaktivan dan hasil belajar masih kurang. Model pembelajaran merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran oleh karena itu model yang diterapkan harus sesuai dengan kurikulum yang berlaku yaitu kurikulum 2013 serta sesuai dengan karakteristik materi yang dipelajari. Pembelajaran Simulasi Digital di SMK Ma arif NU 04 Pakis masih menggunakan metode konvensional hal ini menyebabkan aktivitas dan hasil belajar siswa yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hasil dari penerapan model Problem Based Learning untuk aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model Problem Based Learning yang prosedur penelitiannya terdiri dari dua siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Prosedur penelitian selanjutnya adalah teknik analisis uji coba instrumen validitas taraf kesukaran dan daya pembeda. Pada teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi metode dokumentasi dan metode tes. Pada metode analisisdata terdiri dari penilaian aktivitas belajar dan penilaian hasil belajar. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat perubahan pada hasil belajar dan aktivitas belajar siswa setelah menerapkan model Problem Based Learning. hasil observasi pada siklus I menunjukkan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 45 30% dan pada siklus II meningkat menjadi 53 30% lau meningkat di siklus III menjadi 58 60%. Rata-rata hasil tes evaluasi belajar siklus I yaitu 33 3% dengan ketuntasan klasikal 22 2% dimana siklus II dengan ketuntasan klasikal mencapai 66 53% dan diakhiri dengan siklus III sebesar 100%. Simpulan penelitian ini adalah model Problem Based Learning mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Simulasi Digital di SMK Ma arif NU 04 Pakis. Saran bagi siswa adalah siswa lebih berpartisipasi secara aktif dalam vi vi hal diskusi siswa harus lebih dulu memahami materi diskusi dan siswa dapat menemukan sendiri berbagai informasi yang dibutuhkan dalam permasalahan. Saran bagi guru guru harus mempunyai kemampuan dalam hal pengelolaan kelas dan guru dapat menghubungkan permasalahan dengan materi serta menjadi fasilitator bagi siswa agar siswa dapat berpartisipasi secara aktif dalam menyampaikan pendapatnya dan bekerjasama untuk memecahkan permasalahan yang diberikan.