Skripsi
Pengembangan instrumen tes Two-Tier Multiple Choice (TTMC) untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi Cahaya dan Sistem Penglihatan untuk siswa SMP / Nila Efrida Permatasari
Abstrak
RINGKASAN Permatasari Nila Efrida 2018. Pengembangan Instrumen Tes Two-Tier Multiple Choice (TTMC) untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi pada Materi Cahaya dan Sistem Penglihatan untuk Siswa SMP. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Vita Ria Mustikasari S.Pd. M.Pd (II) Erni Yulianti S.Pd. M.Pd. Kata Kunci instrumen tes two-tier multiple choice kemampuan berpikir tingkat tinggi cahaya dan sistem penglihatan IPA membentuk sikap ilmiah siswa seperti rasa ingin tahu berpikir terbuka berpikir kritis memecahkan masalah peka terhadap lingkungan dan merespon suatu tindakan. Pembelajaran IPA di sekolah menggunakan pendekatan ilmiah yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kemampuan berpikir dapat dikembangkan diajarkan dan dipelajari melalui pembelajaran yang mengembangkan kemampuan siswa untuk menganalisis mengevaluasi dan mencipta dengan suatu pengkondisian untuk berpikir. Pertanyaan yang menuntut berpikir tingkat tinggi dapat mendorong siswa untuk menghubungkan antara konsep pembelajaran yang telah dipelajari dengan permasalahan kontekstual untuk menyelesaikan masalah. Penyertaan alasan pada tingkatan kedua dari bentuk soal Two-Tier Multiple Choice (TTMC) mendorong pemikiran dan penalaran kemampuan berpikir yang lebih tinggi. Materi cahaya dan sistem penglihatan mengandung konsep-konsep yang bersifat abstrak dan terdapat hubungan antara satu konsep dengan konsep yang lainnya serta berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil wawancara di salah satu SMP di Kota Malang guru kesulitan dalam mengembangkan soal-soal tentang cahaya dan sistem penglihatan pada dimensi kognitif C4 C5 dan C6. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan instrumen tes two-tier multiple choice untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi cahaya dan sistem penglihatan untuk siswa SMP yang valid dan reliabel. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Borg dan Gall yang telah dimodifikasi dan dilakukan hanya sampai pada tahap uji coba pemakaian. Pengumpulan data diperoleh dari hasil validasi dan hasil uji coba produk yang dikembangkan. Hasil validasi aspek materi konstruksi dan bahasa diperoleh rata-rata sebesar 96 9 % dengan kategori sangat layak. Hasil uji empiris diperoleh 21 butir soal yang valid dengan koefisien reliabilitas sebesar 0 678 termasuk kategori tinggi. Hasil identifikasi kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa adalah 14 29 % siswa dengan kriteria sangat kurang 57 14 % siswa dengan kriteria kurang 25 % siswa dengan kriteria cukup 3 57% siswa dengan kriteria baik dan 0% siswa dengan kriteria sangat baik.