UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kajian perbedaan kuat tekan beton normal dan beton SCC dengan kuat tekan target 40 MPa / Angga Josi Frandika

Frandika, Angga Josi - Nama Orang;

Abstrak
i ABSTRAK Frandika A.J. 2018. Kajian Perbedaan Kuat Tekan Beton Normal dan beton SCC dengan Kuat Tekan Target 40 MPa Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing (I) Drs. Ir. Sudomo M. M.T (II) Drs. Boedya Djatmika S.T. M.T. Kata Kunci Beton Normal beton SCC kuat tekan Dalam proses pekerjaan pengecoran beton normal masih sering ditemukan kendala seperti lokasi pengecoran yang rumit dan sulit yang diakibatkan dari jarak-jarak antar tulangan yang terlalu rapat sehingga alat vibrator juga sulit untuk menjangkau. Oleh karena itu perlu dicari solusi untuk mengatasinya. Hingga saat ini beton normal terus mengalami perubahan untuk menyesuaikan kebutuhan konstruksi yang ada. Salah satunya adalah dengan dikembangkannya tentang beton memadat sendiri atau Self Compacting Concrete yang selanjutnya disebut beton SCC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) apakah ada perbedaan kuat tekan yang signifikan antara beton normal dan beton SCC dengan kuat tekan target 40 MPa berdasarkan tahapan umur beton (2) apakah ada perbedaan kuat tarik belah yang signifikan antara beton normal dan beton SCC dengan kuat tekan target 40 MPa (3) apakah ada perbedaan modulus elastisitas yang signifikan antara beton normal dan beton SCC. Dalam penelitian ini untuk pengujian kuat tekan menggunakan 30 benda uji dengan ukuran 7 5 x 15 cm untuk pengujian kuat tarik belah menggunakan 10 benda uji dengan ukuran 7 5 x 15 cm dan untuk pengujian modulus elastisitas menggunakan 10 benda uji dengan ukuran 15 x 30 cm. Penelitian ini menggunakan mix design metode DoE dengan bahan tambah berupa superplasticizer dengan kadar 1 5% dari berat semen. Jenis superplasticizer pada penelitian ini menggunakan sika viscocrete 1003. Hasil penelitian menunjukkan (1) adanya perbedaan kuat tekan pada signifikansi 945 0 05 antara beton normal dan beton SCC pada umur 7 dan 28 hari dengan hasil beton normal sebesar 23 76 MPa 33 43 MPa dan beton SCC sebesar 26 11 MPa 36 69 MPa tetapi pada umur 14 hari menunjukkan tidak adanya perbedaan kuat tekan pada signifikansi 945 0 05 antara beton normal dan beton SCC dengan hasil beton normal sebesar 27 95 MPa dan beton SCC sebesar 30 93 MPa. (2) Tidak adanya perbedaan kuat tarik belah pada signifikansi 945 0 05 antara beton normal dan beton SCC dengan hasil beton normal sebesar 4 55 MPa dan beton SCC sebesar 4 69 MPa. (3) Tidak adanya perbedaan modulus elastisitas pada signifikansi 945 0 05 antara beton normal dan beton SCC dengan hasil beton normal sebesar 18.956 11 MPa dan beton SCC sebesar 21.825 48 MPa.


Informasi Detail
DDC
Rs 620.136 FRA k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2018.
Deskripsi Fisik
xi, 134 lembar : il. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04580/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. BETON - KUAT TEKAN
2. CONCRETE - STRENGTH

Pembimbing
1. Sudomo ; 2. Boedya Djatmika
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik