Skripsi
Pengembangan Bahan Ajar Arsitektur dan Organisasi Komputer Berbasis Augmented Reality Bermuatan Problem Based Learning untuk Mengurangi Miskonsepsi Pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang / Nela Puji Nurani
Abstrak
ABSTRAK Nurani Nela Puji. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Arsitektur dan Organisasi Komputer Berbasis Augmented Reality Bermuatan Problem Based Learning untuk Mengurangi Miskonsepsi Pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro M.Pd. M.T. (II) Triyanna Widiyaningtyas S.T. M.T. Kata Kunci bahan ajar augmented reality problem based learning miskonsepsi. Arsitektur dan Organisasi Komputer merupakan salah satu mata kuliah yang dipelajari oleh mahasiswa program studi S1 Pendidikan Teknik Informatika di Universitas Negeri Malang. Hasil wawancara dengan dosen pengampu mata kuliah tersebut mengungkap bahwa mahasiswa seringkali mengalami kesulitan dalam memvisualkan konsep dan proses pada deskripsi kompetensi bus sistem sehingga menimbulkan miskonsepsi. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk merancang mengembangkan dan menguji kelayakan bahan ajar untuk mengurangi miskonsepsi terhadap materi bus sistem. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE di mana langkah-langkahnya meliputi (1) analyze (2) design (3) develop (4) implement dan (5) evaluate. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket dan tes (pre test dan post test). Uji validitas dan reliabilitas instrumen tes dibantu dengan program SPSS dan analisis miskonsepsi menggunakan metode Certainty of Response Index (CRI). Validasi bahan ajar dilakukan oleh ahli media dan ahli materi. Uji coba bahan ajar dilakukan secara perorangan kepada 2 orang mahasiswa uji coba kelompok kecil kepada 10 orang mahasiswa dan uji coba lapangan kepada 39 orang mahasiswa. Bahan ajar yang dikembangkan berupa modul cetak bermuatan Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan aplikasi Augmented Reality (AR). Aplikasi AR memindai marker yang terdapat di dalam modul untuk menampilkan konten digital yang mengilustrasikan konsep dan proses-proses di dalam bus sistem. Hasil analisis kelayakan bahan ajar menunjukkan perolehan rata-rata persentase validasi aspek materi dan isi sebesar 93 75% validasi aspek media sebesar 93 49% uji coba kelompok kecil sebesar 91 11% dan uji coba lapangan sebesar 94 66%. Hasil analisis miskonsepsi setelah menggunakan bahan ajar ini mengalami penurunan yang signifikan yaitu dari 41% menjadi 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran Arsitektur dan Organisasi Komputer dan dapat mengurangi miskonsepsi mahasiswa pada deskripsi kompetensi bus sistem. Bahan ajar dapat digunakan di dalam maupun di luar kelas tanpa terhubung dengan jaringan internet. Pemanfaatan aplikasi AR disarankan untuk menggunakan gadget dengan sistem operasi Android minimal 4.1 (Jelly Bean) atau laptop dengan fitur webcam menggunakan emulator Android agar berjalan dengan optimal.