Skripsi
Faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan interpersonal anak di Elbaith Rif’a Islamic Happy School Kota Malang / Frida Khalifatul Sholikhah
Abstrak
ABSTRAK Sholikhah Frida Khalifatul. 2018. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecerdasan Interpersonal Anak di Elbaith Rif aIslamic Happy School Kota Malang.Skripsi Prodi S1-PGPAUD Jurusan KSDP FIP UM Pembimbing (I) Prof. Dr. Sa dun Akbar M.Pd. (II) Sandy Tegariyani Putri Santoso S.Pd M.Pd. Kata Kunci faktor pengaruh kecerdasan interpersonal. Kecerdasan interpersonal merupakan kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang untuk berhubungan/berinteraksi dengan lingkungan sosial memahami situasi dan kondisi orang lain serta telibat secara efektif. Setiap anak memiliki kecerdasan masing-masing salah satunya adalah kecerdasan interpersonal. Seorang anak perlu memiliki kecerdasan interpersonal untuk menjalin hubungan yang baik dengan orang lain karena sebagai makhluk sosial anak membutuhkan orang lain dalam kelangsungan hidupnya. Kecerdasan interpersonal menentukan arah perkembangan sosial seorang anak sehingga anak akan diterima di lingkungan teman bermain keluarga dan masyarakat serta berpotensi untuk menjadi pemimpin. Di Elbaith Rif a Islamic Happy School Kota Malang terdapat 2 anak yang memiliki perkembangan kecerdasan interpersonal yakni BL dan DN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan perkembangan interpersonal BL dan DN serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metodedalam penelitian iniadalah deskriptif kualitatif studi kasus yang meneliti mempelajari dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan interpersonal dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan siklus Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan pengamatan dan wawancara yang dilakukan selama penelitian perkembangan kecerdasan interpersonal pada BL dipengaruhi oleh lingkungan yang mendukung dan memfasilitasi pola asuh demokratis otoriter yang menunjang perkembangan sehingga BL dapat menjelaskan alasan terhadap segala sesuatu yang ia katakan sifat keturunan dari ibunya serta kedudukan BL sebagai anak terakhir. Pada DN dipengaruhi oleh pola asuh orang tua yang mengabaikan namun menuruti permintaan DN lingkungan sekitar kurang mendukung karena penduduk memiliki rasa arogan yang tinggi pengaruh teman bermain kondisi sosial ekonomi orang tua dan kedudukannya dalam lingkungan keluarga sebagai adik dan sebagai kakak. Pengaruh terbesar terhadap perkembangan kecerdasan interpersonal pada kedua subjek adalah lingkungan dan pola asuh orang tua. Saran berdasarkan hasil penelitian ini terutama untuk orang tua agar memperhatikan dan membantu mengembangkan potensi kecerdasan interpersonal untuk anak serta membentuk lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan anak. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mendeskripsikan faktor-faktor lain yang cakupannya lebih luas.