Tugas Akhir
Analisis pengendalian internal pemberian kredit (studi kasus pada Koperasi Pegawai RSUD dr. Saiful Anwar Malang) / Evelina Pricilia Irianto
Abstrak
ABSTRAK Irianto Evelina Pricilia. 2018. Analisis Pengendalian Internal Pemberian Kredit (Studi Kasus pada Koperasi Pegawai RSUD Dr. Saiful Anwar Malang). Tugas Akhir. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Bety Nur Achadiyah S.Pd. M.Sc. Kata Kunci Sistem pengendalian internal kredit Koperasi RSUD dr.Saiful Anwar Malang Penelitian ini betujuan untuk mengetahui sistem pengendalian internal yang diwujudkan dalam prosedur pelaksanaan pemberian kredit yang diterapkan oleh Koperasi RSUD dr.Saiful Anwar Malang sebagai cara untuk menangani permasalahan-permasalahan internal dan external yang dapat muncul akibat pemberian kredit. Prosedur pemberian kredit pada Koperasi RSUD dr.Saiful Anwar Malang antara lain prosedur peminjaman uang prosedur pembayaran tidak langsung prosedur penundaan pembayaran serta prosedur penyetoran uang secara langsung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sumber data berupa data primer dan data skunder yang diperoleh dari Koperasi RSUD dr.Saiful Anwar Malang. Batasan Masalah penelitian ini mencakup sistem pengendalian internal berupa pemberian kredit dalam bentuk penyaluran uang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara langsung kepada Kepala Bagian Akuntansi Koperasi RSUD dr.Saiful Anwar Malang observasi serta studi pustaka dengan mempelajari serta mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang berhubungan dengan sistem pengendalian internal dan pemberian kredit. Sedangkan teknik pembahasan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Koperasi RSUD dr.Saiful Anwar Malang sudah memiliki prosedur pemberian kredit yang baik dalam hal pemberian penyaluran serta pertanggung jawaban. Namun masih ada beberapa kekurangan serta perlu adanya perkembangan yang dilakukan demi terwujunya kesejahteraan. Oleh sebab itu koperasi sangat disarankan untuk melakukan perbaikan dan pengembangan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan untuk meminimalisir serta mencegah permasalahan yang terjadi akibat pemberian kredit.