Tugas Akhir
Perancangan konversi engine gasoline menjadi engine ethanol dengan melakukan desain ulang konstruksi piston, connecting rod dan crankshaft / Khoirul Firmansyah
Abstrak
iv ABSTRAK Firmansyah Khoirul. 2018. Perancangan Konversi Engine Gasoline Menjadi Engine Etanol dengan Melakukan Desain Ulang Konstruksi Piston Connecting Rod dan Crank Shaft. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Vokasi Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. H. Sumarli M.Pd. M.T. Kata Kunci Perancangan Engine Etanol Piston Connecting Rod Crank Shaft Perancangan konversi engine gasoline menjadi engine etanol bertujuan melakukan konversi engine yang menggunakan bahan bakar fosil yang saat ini jumlahnya sudah sangat terbatas menjadi bahan bakar terbarukan yang terbuat dari bahan baku alami yang bisa terus dibuat karena bahan yang dipakai terus beregenerasi. Pengaplikasian bahan bakar yang terbarukan ini dilakukan dengan menggunakan bahan bakar etanol. Konversi engine didasarkan pada beberapa aspek yaitu dengan melakukan dsain ulang konstruksi piston connecting rod dan crank shaft. Ketiga aspek tersebut dilakukan perancangan ulang dengan menyesuaikan karakteristik bahan bakar etanol yang berbeda dengan karakteristik bahan bakar gasoline. Proses perancangan engine dilakukan dengan tahapan menghitung melakukan dsain ulang dan melakukan manufaktur pembuatan. Proses perhitungan dilakukan secara manual dengan beberapa literatur yang tersedia. Proses dsain ulang dilakukan dengan menggunakan software autodesk inventor. Proses manufaktur dilakukan dengan proses permesinan dengan acuan dsain yang telah dibuat. Hasil dari tugas akhir ini mengahasilkan sepeda motor dengan menggunakan bahan bakar etanol yang telah dilakukan perubahan dsain ulang konstruksi piston connecting rod dan crank shaft pada engine. Perancangan dsain konstruksi menggunakan standard Eropa dengan menggacu pada standard yang lebih kuat karena pada perancangan engine ini menggunakan kompresi yang tinggi sehingga suhu pada ruang bakar dan komponen yang terjadi lebih cepat naik sehingga perlu diberlakukan standard dsain konstruksi yang kuat.