Skripsi
Keefektifan sinema edukasi untuk meningkatkan empati siswa SMP sebagai upaya mencegah bullying / Hiza Kamila Nur Hidayani
Abstrak
i RINGKASAN Hidayani Hiza Kamila Nur. 2018. KeefektifanSinemaEdukasiUntukMeningkatkanEmpatiSiswa SMP SebagaiUpayaMencegah Bullying. Skripsi JurusanBimbingandanKonseling FakultasIlmuPendidikan UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Dany Moenindyah Handarini MA. (II) Dr. Carolina LigyaRadjah M.Kes. Kata Kunci sinemaedukasi empati bullying siswa SMP Empatiadalahsebuahketerampilansosialdimanamanusiadapatmemahamiapa yang dirasakan orang lain danmemberikanpemaklumanterhadapsesamamanusia. Empatisangatpentinguntukdimilikiseseorang karenatingkatempati yang dimilikiseseorangdapatberpengaruhdalamkehidupanseharihariterutamahubungansosialdenganlingkungan. Karenaseseorang yang tidakmemilikiempatidalamdirinyaakanmudahmelakukanperbuatan-perbuatan yang dapatmenyakiti orang lain (bullying)dandirinyasendiri. Olehkarenaitudiperlukanupayauntukmembantusiswadalammeningkatkanempati. Salah satuupayapeningkatanempatiyaknidenganmenggunakansinemaedukasisebagai mediapembelajaran yang berisikannilai-nilaipositifdalamkehidupantokohdalam film sehinggadapatmembuatpenontontermotivasiuntukmelakukanhalhalbaiksesuaidengannilai dan norma yang telah disepakati di masyarakat Penelitianinibertujuanuntukmengetahuikeefektifansinemaedukasiuntukmeni ngkatkanempatisiswa SMP. Hipotesispenelitian adalah teknik sinema edukasi efektif untuk meningkatkan empati pada siswa SMP sebagai upaya mencegah bullying. Jenispenelitianiniadalahpenelitiankuantitatifdenganmenggunakanmetode quasi eksperimen. Rancanganpenelitian yang digunakanyaknitime series.Subjekpenelitiandiperolehberdasarkanhasilpenyebaraninventoriskalaempati di kelas VII-C dan VII-D .Subjekpenelitianberjumlahempatbelassiswa yang memilikiskor inventori skala empatirendahatausedang. Proses treatment terdiri dari dua tahap dengan sepuluh kali pertemuan masing-masing tahapan diakhiri dengan posttest. Pertemuan pertama yaitu pembukaan pemberian dasar-dasar mengenai empati pemberian kontrak behavior dan pre-test. Selanjutnya pertemuan ke-dua ke-tiga ke-empat dan kelima dilakukan treatment bagian pertama dan dilanjutkan dengan post-test 1 setelah pertemuan ke-lima. Selanjutnya pertemuan ke-enam ke-tujuh ke-delapan dan ke-sembilan dilakukan teratment bagian ke-dua dan dilanjutkan dengan posttest 2. Pertemuan ke-sepuluh yaitu penutup dan pemberian post-test 3. Data dianalisisdenganmenggunakanstatistiknonparametrisyaituWilcoxon Signed Rank Test.Hasilujistatistik diperoleh nilai Z -3 330b dengansignifikasisebesar 0 001. Nilaitersebutlebihkecildari 0 005 sehingga H1diterima. Artinya sinema edukasi efektif dalam meningkatkan empati siswa. Sesuai dengan hasil penelitian maka disarankan bahwa konselor dapat menggunakan sinema edukasi untuk meningkatkan empati siswa dalam layanan Bimbingan dan Konseling pribadi sosial sebagai upaya mencegah bullying.