Skripsi
Pengembangan modul kearsipan berbasis learning cycle 5E untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik (studi pada peserta didik kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMK Muhammadiyah 8 Pakis Kabupaten Malang) / Tauqida Dwi Aprilia
Abstrak
i ABSTRAK Aprilia Tauqida Dwi. 2018. Pengembangan Modul Kearsipan Berbasis Learning Cycle 5E Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik (Studi Pada Peserta Didik Kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMK Muhammadiyah 8 Pakis Kabupaten Malang). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Heny Kusdiyanti S.Pd M.M Kata Kunci modul Kearsipan learning cycle 5E hasil belajar Modul merupakan salah satu bentuk bahan ajar yang dikemas secara utuh dan sistematis didalamnya memuat seperangkat pengalaman belajar yang terencana dan didesain untuk membantu peserta didik menguasai tujuan belajar yang spesifik. Modul sangat diperlukan dalam proses pembelajaran karena modul disusun sesuai kebutuhan peserta didik dan sebagai media pembelajaran serta alat bantu pelatihan sehingga memudahkan peserta didik memahami materi pelajaran. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1) Untuk menghasilkan modul mata pelajaran Kearsipan dengan model Learning Cycle 5E (2) Untuk mengetahui kelayakan modul melalui hasil validasi oleh ahli modul dan ahli materi. (3) Untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar peserta didik sebelum menggunakan modul Kearsipan berbasis Learning Cycle 5E dan sesudah menggunakan modul Kearsipan berbasis Learning Cycle 5E dalam proses pembelajaran. Penelitian pengembangan ini menggunakan model yang dikembangkan oleh S. Thiagarajan Dhoroty S. Semmel dan Melvyn I. Semmel (1974) yang telah dimodifikasi yaitu model 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define) tahap perancangan (design) tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Validasi modul dilakukan oleh satu orang dosen Teknologi Pendidikan sebagai ahli modul satu orang guru mata pelajaran Kearsipan SMK Muhammadiyah 8 Pakis sebagai ahli materi dan enam peserta didik yang terdiri dari dua peserta didik berkemampuan tinggi dua peserta didik berkemampuan sedang dan dua peserta didik berkemampuan rendah di SMK Muhammadiyah 8 Pakis. Produk yang dihasilkan berupa modul Kearsipan berbasis Learning Cycle 5E dilengkapi dengan modul pegangan guru. Kompetensi dasar yang dikembangkan dalam modul ini adalah Menerapkan Prosedur Pemeliharaan Arsip. Jenis data yang terdapat dalam penelitian dan pengembangan ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif terdiri dari catatan komentar maupun kritik serta saran yang diberikan oleh validator ahli dan subjek uji coba terbatas (peserta didik) terhadap modul yang sudah dihasilkan. Data kuantitatif terdiri dari hasil angket yang diberikan oleh ahli modul ahli materi dan subjek uji coba terbatas serta hasil post test subjek uji coba luas. ii Hasil analisis validasi modul oleh ahli materi adalah 87% yang menunjukkan bahwa modul sangat valid ahli modul sebesar 93% yang menunjukkan bahwa modul sangat valid dan validasi oleh subjek uji coba terbatas (peserta didik) sebesar 81% yang menunjukkan bahwa modul sangat valid. Berdasarkan hasil post test dapat diketahui bahwa rata-rata nilai post test lebih tinggi yaitu 90 dibandingkan dengan rata-rata nilai pre test sebesar 72 sehingga modul dapat dikatakan efektif untuk digunakan sebagai bahan ajar peserta didik secara mandiri. Oleh karena itu guru mata pelajaran Kearsipan disarankan menggunakan modul ini sebagai alternatif penunjang kegiatan pembelajaran.