Skripsi
Pengembangan bahan ajar identifikasi unsur intrinsik teks cerita fantasi dengan menggunakan media teka-teki silang / Intan Brama Putri
Abstrak
iii RINGKASAN Putri Intan Brama. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Identifikasi Unsur Intrinsik Teks Cerita Fantasi dengan Menggunakan Media Teka-Teki Silang. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Hj. Ida Lestari M.Si. Kata Kunci pengembangan bahan ajar identifikasi unsur intrinsik teks cerita fantasi media teka-teki silang Studi pendahuluan yang dilakukan di SMP Negeri 6 Malang ditemukan bahwa (1) bahan ajar khusus untuk pembelajaran identifikasi unsur intrinsik teks cerita fantasi belum tersedia (2) kompetensi dasar mengidentifikasi unsur-unsur teks cerita narasi (teks cerita fantasi) hanya berpedoman pada buku pemerintah (3) siswa belum menguasai teori cerita fantasi beserta unsur intrinsiknya dan (4) belum ada media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran identifikasi unsur intrinsik teks cerita fantasi. Berdasarkan studi pendahuluan tersebut dilakukan penelitian dan pengembangan ini. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengahasilkan produk bahan ajar identifikasi unsur intrinsik teks cerita fantasi dengan menggunakan media teka-teki silang dengan memperhatikan kelayakan isi sistematika penyajian bahasa dan tampilan. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan langkah pengembangan yang diadaptasi dari langkah penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Berdasarkan penelitian dan pengembangan tersebut terdiri dari dua tahap yaitu tahap prapengembangan dan tahap pengembangan. Tahap prapengembangan terdiri dari studi literatur dan analisis kebutuhan. Tahap pengembangan terdiri dari enam langkah yaitu (1) pengumpulan data (2) desain produk (3) validasi desain (4) perbaikan desain (5) uji coba produk dan (6) revisi produk. Jenis data pada penelitian ini terdiri atas data verbal dan data nonverbal. Data verbal berupa hasil wawancara dan saran sedangkan data nonverbal berupa skor. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa pedoman wawancara dan angket. Analisis data dilakukan dengan cara (1) mengumpulkan data nonverbal dari hasil angket Penilaian (2) mentranskrip data verbal dari wawancara (3) mengklasifikasi data kualitatif tersebut sesuai kriteria dan (4) penulisan dan penyusunan bahan ajar. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk berupa modul yang berjudul Bahasa Indonesia Lihai Menyusun Kata Lihai Berbahasa. Penilaian bahan ajar yang mencakup aspek isi sistematika penyajian bahasa dan tampilan dilakukan oleh ahli penyusunan bahan ajar ahli media praktisi atau guru dan siswa. Hasil penilaian bahan ajar dari aspek deskripsi isi oleh ahli penyusunan bahan ajar memperoleh persentase 78% ahli media memperoleh persentase 91 6% praktisi memperoleh persentase 87 5% siswa memperoleh persentase 85%. Penilaian aspek sistematika penyajian bahan ajar oleh ahli penyusunan bahan ajar memperoleh persentase 80% praktisi memperoleh persentase 82% siswa memperoleh persentase 92 75%. Penilaian aspek bahasa pada baham ajar oleh ahli penyusunan bahan ajar memperoleh persentase 81 25% iv praktsi memperoleh persentase 90% siswa memperoleh persentase 96%. Penilaian aspek tampilan bahan ajar oleh ahli penyusunan bahan ajar memperoleh presentase 90% ahli media memperoleh persentase 90% praktisi memperoleh persentase 93% siswa memperoleh persentase 94 75%. Simpulan penelitian dan pengembangan bahan ajar ini menunjukkan bahwa produk bahan ajar identifikasi unsur intrinsik teks cerita fantasi dengan menggunakan media teka-teki silang layak dan dapat diimplementasikan. Adapun saran pemanfaatan bahan ajar ini ditujukan kepada guru bahasa Indonesia siswa peneliti selanjutnya dan pengembangan produk lebih lanjut. Produk bahan ajar dapat digunakan oleh guru bahasa Indonesia sebagai salah satu alternatif sumber belajar. Produk bahan ajar dapat digunakan untuk memudahkan siswa dalam pembelajaran identifikasi unsur intrinsic teks cerita fantasi. Produk bahan ajar ini dapat digunakan oleh peneliti selanjutnya sebagai alternatif penyusunan buku ajar mengenai teks cerita fantasi. Produk bahan ajar ini juga dapat digunakan untuk pengembangan produk lebih lanjut dengan memanfaatkan sebagaimana mestinya.