Tugas Akhir
Perancangan Rectifier pada Sistem Pengisian sebagai Media Pembelajaran di Jurusan Pendidikan Vokasi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang / Gledy Amanda Putra
Abstrak
ABSTRAK Putra Gledy Amanda . 2018 Perancangan Rectifier pada Sistem Pengisian sebagai Media Pembelajaran di Jurusan Pendidikan Vokasi Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Tugas Akhir Prodi D3 Mesin Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Imam Muda Nauri S.T. M.T. Kata Kunci sistem pengisian media pembelajaran rectifier Elektronika daya merupakan bidang elektronik yang sangat luas dan cepat perkembangannya seiring dengan perkembangan teknologi banyak komponen baru elektronika yang telah ditemukan dan sangat bermanfaat. Sebagai contoh rectifier adalah alat sebagai penyearah arus dimana arus tegangan dari baterai AC diubah menjadi tegangan DC. Tujuan dari tugas akhir ini untuk merancang rectifier pada sistem pengisian sebagai media pembelajaran di Jurusan Pendidikan Vokasi. Metode di perlukan sebagai dasar untuk perancangan. Adapun beberapa metode yang dapat digunakan untuk perencanaan rectifier pada trainer engine stand Toyota Avanza sebagai media pembelajaran adalah mencari referensi yang terkait dengan sistem pengisian membuat rancangan awal (draft design) memilih komponen komponen sesuai dengan spesifikasi yang akan dibuat merakit komponen komponen pada sistem pengisian pengujian rectifier pada sistem pengisian. Hasil dari perancangan rectifier yaitu (1) bahan dasar yang digunakan germanium silikon (2) karakteristik rectifier jenis thyristor. Setelah thyristor telah berubah ON dan melewati arus kearah depan (anoda positif) sinyal gerbang kehilangan semua control karena tindakan lekat regenerative dari dua transistor internal. Pada mesin Toyota Avanza menggunakan rectifier tipe thyristor yang cara kerjanya sebagai penyearah arus dari alternator dari AC menjadi DC (3) tipe thyristor baru bisa menembus atau mengalirkan arus tegangan ketika lebih dari 0 7 volt. Ketika proses pembelahan rectifier dianjurkan lebih teliti dan lebih berhati hati. Karena rectifier itu sendiri memiliki bentuk fisik yang kecil dan rapuh. Oleh karena itu sangat mudah sekali patah atau rusak ketika terjadi kesalahan pada saat proses pembelahan rectifier.