Skripsi
Analisis Buku Teks Materi Teks Cerpen untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI SMA / Andika Dewi Aprilia
Abstrak
RINGKASAN Aprilia Andika Dewi. 2018. Analisis Buku Teks Materi Teks Cerpen untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI SMA. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Muakibatul Hasanah M.Pd. Kata Kunci teks cerpen buku teks. Buku teks hingga kini masih dianggap sebagai bahan ajar yang paling utama. Ini terbukti hampir di berbagai institusi pendidikan dari jenjang yang paling dasar hingga yang paling tinggi pada umumnya menggunakan buku teks sebagai bahan ajar utama. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terhadap buku teks siswa karena buku teks adalah bahan ajar siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis isi sistematika penyajian dan penggunaan bahasa pada buku teks materi teks cerpen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan mengkaji isi/ teks. Data penelitian ini berupa unit-unit verbal tulis penyajian materi pembelajaran teks cerpen yang difokuskan pada analisis isi sistematika penyajian dan penggunaan bahasa yang termuat pada buku teks Cerdas Berbahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI (Kelompok Wajib) (terbitan Erlangga) dan Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI Edisi Revisi 2017 (terbitan Kemendikbud). Peneliti berperan sebagai instrumen kunci yang bertugas mengumpulkan mengolah serta menyajikan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tahap membaca sumber dari buku yang akan dianalisis membaca tulisan secara intensif menandai mengambil kutipan sesuai dengan panduan instrumen penelitian dan mengklasifikasikannya sesuai dengan kelompok data. Teknik analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data yang meliputi tahap mengidentifikasi pengklasifikasi pengkatagorian bagian-bagian yang berupa isi penyajian serta bahasa. Setelah dilakukan reduksi data peneliti memaparkan penyajian dan penarikan kesimpulan data. Pertama hasil analisis buku teks terbitan Erlangga dan buku teks terbitan Kemendikbud materi teks cerpen hampir seluruhnya sesuai dengan kriteria isi buku teks dari BSNP. Ditemukan adanya 15 komponen kriteria isi buku teks. Komponen pertama kesesuaian uraian materi dengan KI dan KD yang meliputi (1) kelengkapan materi (2) keluasan materi (3) kedalaman materi. Komponen kedua keakuratan materi yang meliputi (1) akurasi konsep dan definisi (2) akurasi prinsip (3) akurasi prosedur (4) akurasi contoh fakta dan ilustrasi dan (5) akurasi sosial. Komponen ketiga materi pendukung pembelajaran yang meliputi (1) penalaran (2) pemecahan masalah (3) keterkaitan antarkonsep (4) komunikasi (5) penerapan (6) kemenarikan materi dan (7) materi pengayaan. Sementara itu kesesuaian dengan perkembangan ilmu dan teknologi keterkaitan fitur contoh dan rujukan belum terlihat pada kedua buku teks terteliti. ii Kedua hasil analisis buku teks terbitan Erlangga kriteria penggunaan bahasa materi teks cerpen sebagian besar memenuhi kriteria kecuali komponen ketepatan bahasa. Sementara itu aspek yang lain sudah terpenuhi di antaranya (1) kesesuaian dengan tingkat perkembangan sosial emosional (2) keterbacaan pesan (3) keruntutan dan keterpaduan bab serta (4) keruntutan dan keterpaduan paragraf. Pada buku teks terbitan Kemendikbud materi teks cerpen komponen kriteria penggunaan bahasa seluruh aspek telah terpenuhi dan merujuk pada kriteria buku teks yang telah ditetapkan BSNP. Ketiga hasil analisis buku teks terbitan Kemendikbud kriteria sistematika penyajian materi teks cerpen sebagian besar telah memenuhi kriteria kecuali pada kriteria kelengkapan penyajian bagian rangkuman masih belum terlihat sedangkan untuk aspek yang lain sudah terpenuhi di antaranya (1) konsistensi sistematika penyajian (2) keruntutan konsep (3) keseimbangan antar bab (4) keterpusatan pendekatan saintifik dan model pembelajaran discovery learning dan project basic learning (5) merangsang metakognisi peserta didik (6) merangsang daya imajinasi dan berpikir kritis peserta didik (7) bagian pendahulu dan (8) bagian penyudah. Sementara itu pada buku teks terbitan Erlangga kriteria sistematika penyajian materi teks cerpen secara keseluruhan sudah merujuk pada kriteria buku teks yang telah ditetapkan oleh BSNP. Berdasarkan analisis data buku teks terbitan Erlangga dan Kemendikbud bahasa Indonesia kelas XI ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan perkembangan ilmu dan tekonologi serta rujukan yang digunakan lebih dari lima tahun dari buku diterbitkan. Sementara itu pada buku teks terteliti Kemendikbud pada bagian penyajian tidak ditemukan adanya rangkuman yang dapat memudahkan peserta didik dalam mempelajari keseluruhan bab. Pada analisis penggunaan bahasa indikator ketepatan bahasa pada buku terbitan Erlangga ditemukan adanya kata yang kurang sesuai dengan EYD sehingga dapat menimbulkan multitafsir siswa. Berdasarkan simpulan tersebut disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan empat kriteria buku teks yang telah ditetapkan oleh BSNP untuk menganalisis buku teks. Kepada guru bahasa Indonesia disarankan untuk melengkapi buku terbitan Kemendikbud edisi revisi 2017 dengan rangkuman agar memudahkan peserta didik dalam mempelajari seluruh bab. Jika menggunakan buku teks terbitan Erlangga guru perlu memperhatikan penggunaan bahasa sebagai penunjang pelaksanaan pembelajaran untuk mempermudah peserta didik sehingga tidak menimbulkan multitafsir. Selain itu pada buku teks Kemendikbud dan Erlangga guru harus memperhatikan iptek dan rujukan yang mutakhir sebagai penunjang pengetahuan baru untuk siswa.