Skripsi
Kajian leaching metode Bureau Community of Reference (BCR) microwave teroptimasi untuk analisis Cu pada sedimen di wilayah Pantai Tiga Warna / Cahyanti Wulan Suci
Abstrak
i Ringkasan Suci Cahyanti Wulan. 2018. Kajian Leaching Metode Bureau Community Of Reference (BCR) Microwave Teroptimasi untuk Analisis Cu pada Sedimen Wilayah Pantai Tiga Warna. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sc.Anugrah Ricky Wijaya S.Si. M.Sc. (II) Dr. Irma Kartika Kusumaningrum S.Si. M.Si. Kata Kunci distribusi fraksinasi metode BCR sedimen tembaga (Cu). Perairan Tiga Warna merupakan bagian dari wilayah perairan laut yang berhubungan langsung dengan Pelabuhan Sendang Biru dan tempat pelelangan ikan. Aktivitas dari tempat pelelangan ikan serta industri batik disekitar perairan Tiga Warna dapat menjadi kontribusi logam berat Cu. Sedimen dapat menjadi media yang representatif untuk menentukan kandungan Cu sebagai monitor pencemaran air laut. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis kandungan Cu di sedimen Perairan Tiga Warna. Metode BCR merupakan salah satu metode untuk mengetahui fraksinasi dan distribusi Cu dalam sedimen. Penelitian ini menggunakan metode BCR yang dimodifikasi menggunakan microwave dengan daya dan waktu yang divariasi (variasi daya 10% 30% 50% dan waktu 1 2 dan 3 menit). Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui kondisi optimum daya dan waktu microwave dalam fraksinasi logam berat (2) mengetahui tingkat akurasi dan presisi metode BCR microwave dalam me-leaching logam berat (3) mengetahui perbandingan fraksi keterikatan logam berat antara sedimen Mangrove dan sedimen Tiga Warna dan (4) mengetahui distribusi logam Cu dalam sedimen dan tingkat kontaminasinya. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil total daya dan waktu untuk fraksi BCR microwave menunjukkan kondisi optimum tiap fraksi. Hasil analisis ditinjau dari %recovery didapatkan nilai sesuai rentang standar akurasi pada sedimen wilayah Pantai Tiga Warna. Konsentrasi keenam lokasi kawasan Pantai Tiga Warna tersebut berada dibawah nilai ambang batas sehingga sedimen di kawasan Pantai Tiga Warna dikatakan tidak terkontaminasi.