Skripsi
Pemanfaatan silika-selulosa sebagai matriks imobilisasi enzim trypsin bovine pancreas / Anis Setyaningtyas
Abstrak
i RINGKASAN Anis Setyaningtyas. 2018. Pemanfaatan Silika-Selulosa Sebagai Matriks Imobilisasi Enzim Trypsin Bovine Pancreas.Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Surjani Wonorahardjo Ph.D. (II) Dr. Suharti S.Pd. M.Si. Kata Kunci Silika-Selulosa Matriks Imobilisasi Trypsin Bovine Pancrease. Penggunan enzim dalam bidang industri berkembang pesat namun penggunaan enzim kurang efektif karena hanya dapat digunakan sekali. Imobilisasi enzim adalah salah satu cara agar penggunaan enzim lebih efisien. Silika-selulosa dapat mengadsorpsi suatu senyawa karena memiliki pori dan gugus aktif silanol siloksan C-O eter dan OH sehingga berpotensi sebagai matriks untuk mengimobilisasi enzim. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan silika-selulosa sebagai matriks dalam imobilisasi dengan metode adsorpsi menggunakan enzim Trypsin Bovine Pancreas sebagai model. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui (1) kemampuan silika-selulosa sebagai matriks dalam imobilisasi enzim tripsin (2) kondisi optimum kecepatan pengadukan suhu dan waktu pengadukan dari enzim tripsin pada matriks silika-selulosa (3) keberulangan enzim tripsin pada matriks silika-selulosa. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratoris dan terdiri dari lima tahap. (1) membuat matriks silika-selulosa (2) karakterisasi fisik silika-selulosa sebagai matriks yang meliputi kadar air kadar abu massa jenis daya serap iod dan juga analisis gugus fungsi dengan FT-IR di Laboratorium FMIPA-UM (3) melakukan optimsi kecepatan pengadukan dan waktu pengadukan enzim Trypsin B.P. pada matriks silika-selulosa dan (4) mengetahui keberulangan enzim Trypsin B.P. imobil dengan melalui pengukuran aktivitas enzim dengan metode ANSON. Hasil penelitian yang diperoleh (1) kapasitas adsorpsi silika-selulosa sebagai matriks enzim tripsin sebesar 70 724 U/g (2) keadaan optimum imobilisasi pada kecepatan pengadukan 50 rpm selama 120 menit dengan suhu 4oC dengan aktivitas sebesar 9 148U/mL dan (3) 6x siklus keberulangan enzim imobil dengan persentase penurunan aktivitas enzim sebesar 40 91 %.