Skripsi
Ketidakbakuan pengucapan dalam membaca teks pidato Bahasa Jawa (sesorah) mahasiswa minor jawa Universitas Negeri Malang / Reza Febrian Gilang Permana
Abstrak
RINGKASAN Permana Reza F.G. 2018. Ketidakbakuan Pengucapan dalam Membaca Teks Pidato Bahasa Jawa (Sesorah) Mahasiswa Minor Jawa Universitas Negeri Malang. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Gatut Susanto. M.M. M.Pd. Kata Kunci ketidakbakuan pengucapan fonem vokal fonem konsonan sesorah Program studi pendidikan bahasa sastra Indonesia dan daerah memiliki program peminatan bahasa Jawa. Dalam peminatan bahasa Jawa terdapat mata kuliah membaca teks-teks sastra Jawa. Mata kuliah tersebut menuntut mahasiswa untuk memiliki keterampilan membaca teks bahasa Jawa. Ada dua teks yang digunakan dalam pembelajaran. Pertama teks bahasa Jawa berupa serat bertuliskan aksara Jawa. Kedua teks pidato bahasa Jawa (sesorah). Kedua teks tersebut yang harus bisa dibaca oleh mahasiswa minor Jawa dengan benar. Benar artinya adalah pengucapan vokal dan konsonan pada kosa kata harus sesuai dengan kaidah fonologi bahasa Jawa. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa dalam membaca teks pidato bahasa Jawa (sesorah) masih banyak mahasiswa yang melakukan kesalahan pengucapan vokal dan konsonan. Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan kesalahan fonologis (pengucapan) bahasa Jawa dalam video pembacaan pidato bahasa Jawa (sesorah) mahasiswa Minor Jawa Universitas Negeri Malang angkatan 2014. Dengan demikian penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber perbaikan bagi mahasiswa minor Jawa angkatan 2014 dalam mengucapkan kosa kata bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah video pembacaan pidato bahasa Jawa (sesorah) oleh mahasiswa minor Jawa Universitas Negeri Malang angkatan 2014. Data dalam penelitian ini berupa bentuk kesalahan pengucapan fonem vokal dan konsonan yang terdapat pada video tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Teknik simak digunakan untuk menandai munculnya kesalahan pengucapan fonem vokal dan konsonan. Teknik catat adalah mencatat data kemudian ditranskripkan ke dalam bentuk tulisan. Proses identifikasi data didasarkan pada instrumen yang digunakan dalam penelitian. Analisa data dalam penelitian ini terdiri atas tiga alur kegiatan yaitu (1) reduksi data (2) penyajian data dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesalahan pengucapan vokal dan konsonan dalam video pembacaan pidato bahasa Jawa (sesorah) oleh mahasiswa minor Jawa Universitas Negeri Malang angkatan 2014. Kesalahan pengucapan vokal yaitu [a] diucapkan [ 1499 ] [a] diucapkan [i] [a] diucapkan [ 477 ] [a] diucapkan [e] [a] diucapkan [ 603 ] [i] diucapkan [a] [u] diucapkan [a] [u] diucapkan [ 477 ] [u] diucapkan [U] [e] diucapkan [ 477 ] [o] diucapkan [a] [ 477 ] diucapkan [ 603 ] [ 477 ] diucapkan [a] [ 477 ] diucapkan [e] [ 603 ] diucapkan [a] [ 603 ] diucapkan [ 477 ] [ 603 ] diucapkan [i] [ 1499 ] diucapkan [a] [I] diucapkan [a] [I] diucapkan [i] dan [I] diucapkan [ 477 ]. Kesalahan pengucapan konsonan yaitu [dh] diucapkan [d] [d] diucapkan [dh] [th] diucapkan [t] [g] diucapkan [ 331 ] [m] diucapkan [p] [m] diucapkan [n] [m] diucapkan [w] [h] diucapkan [ 331 ] [l] diucapkan [w] [n] diucapkan [h] [k] diucapkan [n] dan [ ] diucapkan [ 331 ].