UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Studi komparasi sifat magnetik dan morfologi mineral magnetik tanah sawah di Malang / Nurainin Yuli Daryanti

Daryanti, Nurainin Yuli - Nama Orang;

Abstrak
i RINGKASAN Daryanti Nurainin Yuli. 2018. Studi Komparasi Sifat Magnetik dan Morfologi Magnetik Pada Tanah Sawah di Malang. Tesis Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Siti Zulaikah M.Si (II) Nandang Mufti S.Si M.T Ph.D. Kata kunci suseptibilitas magnetik kandungan unsur morfologi mineral magnetik tanah sawah. Perkembangan pembangunan yang pesat di kota dan kabupaten Malang mengakibatkan tanah sawah semakin sempit dan beralih fungsi menjadi lingkungan yang dekat dengan aktivitas manusia. Salah satu upaya untuk memahami keadaan lingkungan yang demikian yaitu mempelajari sifat mineral magnetik yang terkandung dalam tanah sawah menggunakan metode kemagnetan batuan. Pengambilan tanah sawah dilakukan secara acak dengan kedalamnnya 0-20 cm. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan sifat magnetik dan morfologi mineral magnetik pada tanah sawah di Malang melaui nilai suseptibilitas magnetik ( 967 lf) yang diukur menggunakan Susceptibilitymeter Bartington MS2B remanen magnetik (Mr) diukur menggunakan Vibrating Sample Magnetometer (VSM) kandungan unsur dikarakterisasi menggunakan X-Ray Fluoresence (XRF) dan morfolgi mineral magnetiknya yang dikerakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasilnya menunjukkan rentang nilai ( 967 lf ) secara keseluruhan 0 88 7 65 (10-6m3kg-1). Nilai ( 967 lf) tertinggi terdapat pada tanah sawah yang jauh dari kegiatan manusia atau pun polusi. Jika dibandingkan dengan area sawah yang dekat dengan kegiatan manusia nilai ( 967 lf) cenderung sangat rendah. Hal tersebut juga dipengaruhi kandungan unsur dalam tanah sawah beberapa unsur yang dominan diantaranya Fe Si Al Ca dan Ti. Persentase Fe yang terbesar merupakan area sawah yang jauh dari kegiatan manusia sedangkan pada area kota sedikit lebih rendah. Melalui morfologi mineral magnetik diperoleh rentang rata-rata diameter butir magnetik dari 48 50 956 m 103 91 956 m dan bentuk permukaan yang halus maupun kasar serta bentuk mineral yang menyudut ataupun bulat. Pada tanah sawah yang dekat dengan polusi banyak ditemukan mineral yang berbentuk bulat permukaan kasar dan ukurannya relative kecil (


Informasi Detail
DDC
Rt 538.781 DAR s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika, 2018.
Deskripsi Fisik
viii, 60 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
05468/KI/18
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2018
Subjek
1. MAGNETIK TANAH
2. SAWAH
3. SOIL MAGNETICS

Pembimbing
1. Siti Zulaikah ; 2. Nandang Mufti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik