Skripsi
Penerapan problem solving untuk meningkatkan proses pembelajaran mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah di kelas X SMKN 6 Malang / Akhmad Kharis Arizal
Abstrak
iv RINGKASAN Arizal Akhmad Kharis. 2018. Penerapan Problem Solving untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran Mata Pelajaran Dasar-dasar Konstruksi Bangunan dan Teknik Pengukuran Tanah di Kelas X SMK Negeri 6 Malang. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Tri Kuncoro S.T. M.Pd. (II) Drs. Eko Suwarno M.Pd. Kata kunci Problem Solving Dasar-dasar Konstruksi Bangunan dan Teknik Pengukuran Tanah Proses belajar mengajar penting sekali direncanakan sematang mungkin guna menciptakan komunikasi yang baik antara guru dan siswa. Dalam observasi yang telah dilakukan penerapan metode ceramah dengan media papan tulis menyebabkan terjadinya kesalahan pemahaman konsep pembahasan materi terlalu cepat atau terlalu lambat bagi siswa dan terjadi kejenuhan dalam pelaksanaan pembelajaran serta siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah (1)mendeskripsikan kemamuan terapan Problem Solving pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah di Kelas X SMK Negeri 6 Malang (2) mendeskripsikan peningkatan proses dan keaktifan siswa dalam penerapan Problem Solving pada mata pelajaran dasar-dasar kontruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah di Kelas X SMK Negeri 6 Malang (3) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam penerapan Problem Solving pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah di Kelas X SMK Negeri 6 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Data penelitian yang berupa nilai tes akhir siklus hasil pengamatan aktifitas guru dan hasil pengamatan keaktifan siswa.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi observasi tes akhir siklus dan catatan lapangan. Data aktifitas siswa dan hasil belajar dianalisis dengan cara analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini meliputi (1) penerapan metode pembelajaran Problem Solving pada pembelajaran mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah terlaksana dengan sangat baik dengan aktivitas guru mencapai 86 84% pada siklus I meningkat menjadi 94 74% pada siklus II dan 97 37% pada siklus III (2) peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah 59 068% pada siklus I meningkat sebesar 63 06% pada siklus II dan 69 85% pada siklus III dan (3) terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 61 74% siklus II sebesar 70 97% dan siklus III sebesar 79 42%.Metode Problem Solving dapat dilaksanakan dalam pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan (1) guru dapat menggunakan metode pembelajaran Problem Solving pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan dan teknik pengukuran tanah sebagai alternatif pembelajaran karena terbukti mampu meningkatkan prestasi belajar siswa kelas di kelas X DPIB 4 SMK Negeri 6 Malang (2) bagi siswa pada penerapan metode pembelajaran Problem Solving ini siswa hendaknya banyak berlatih dan membiasakan diri untuk mengeluarkan ide dan gagasannya. Siswa harus aktif dalam setiap tahap pembelajaran baik dalam tahap persiapan dan pelaksanaan agar setiap apa yang siswa pelajari menjadi lebih bermakna.