Skripsi
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Permainan Kartu Kata Pada Anak Kelompok B Di TK AL-IKHLAS Malang / Putri Yunita Sari
Abstrak
ABSTRAK Sari Putri Yunita. 2018. Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Permainan Kartu Kata Pada Anak Kelompok B Di TK AL-IKHLAS Malang. Skripsi Prodi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Tumardi S.Pd M.Pd. (II) Evania Yafie S.Pd M.Pd Kata Kunci Kemampuan membaca permulaan Permainan Kartu Kata KelompokB Pengamatan yang dilakukan pada kelompok B TA AL-IKHLAS Malang diketahui bahwa dari 25 anak terdapat 9 anak yang mampu membaca permulaan dengan baik sedangkan 16 anak yang lainnya belum mampu membaca permulaan dengan baik. Terkait dalam aspek perkembangan bahasa khusunya kemampuan mengenal kata masih rendah. Rendahnya kemampuan mengenal kata tentu saja akan menimbulkan dampak buruk bagi anak. Dampak tersebut akan sangat dirasakan ketika memasuki bangku sekolah dasar. Hasil observasi di TK menunjukkan bahwa kemampuan mengenal kata anak kelompok B masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Meningkatnya kualitas pembelajaran dengan menggunakan permainan kartu kata dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B TA AL-IKHLAS Malang (2) Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui permainan kartu kata pada anak kelompok B TA AL-IKHLAS Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini memiliki 2 siklus yang terdiri dari tahap (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan dan (4) refleksi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 25 anak dengan 14 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I peningkatan keberhasilan kelas pada pertemuan pertama terdapat 5 anak yang telah mencapai kriteria keberhasilan anak dengan persentase ketercapaian kelas 56 % (mulai tercapai) dan meningkat menjadi 9 anak pada siklus I pertemuan kedua dengan persentase ketercapaian kelas 64 % (mulai tercapai). Pada siklus II peningkatan keberhasilan kelas pertemuan pertama terdapat 8 anak yang telah mencapai kriteria keberhasilan anak dengan persentase ketercapaian kelas 76 % (tercapai) dan meningkat menjadi 16 yang mencapai kriteria keberhasilan anak pada siklus II pertemuan kedua dengan persentase ketercapaian kelas 92 % (sangat tercapai). Disimpulkan bahwa kemampuan membaca dapat meningkat melalui permainan kartu kata. Peneliti memberikan saran kepada guru untuk memperbaiki tindak pembelajaran dan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan permainan kartu kata untuk meningkatkan aspek perkembangan dan membaca yang lain sesuai kurikulum yang berlaku.