Skripsi
Analisis pemanfaatan sumberdaya lokal sebagai upaya peningkatan kesejahteraan (kawasan Wisata Sumbermaron, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang) / Rahardhian Rebrisatrya Kusuma
Abstrak
i ABSTRAK Kusuma Rahardhian Rebrisatrya. 2018. Analisis Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan (Studi Kawasan Wisata Sumbermaron Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang). Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Nasikh S.E M.P M.Pd. Kata Kunci Sumber daya lokal Perekonomian Masyarakat Pariwisata Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan ekonomi lokal adalah salah satu cara untuk menggerakan perekonomian masyarakat salah satunya dengan mengembangkan dan memaksimalkan potensi daerah. Kegiatan tersebut membutuhkan partisipasi penuh dari pemerintah dan masyarakat. Salah satu bentuk pengembangan yakni menjadikan potensi daerah berupa sumber daya alam dan keunikan atau keindahan alam menjadi objek wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemanfaatan sumber daya lokal dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar di Kawasan Wisata Sumbermaron. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui secara mendalam bagaimana pengelolaan sumber daya lokal di Kawasan Sumbermaron sebagai upaya peningkatan kesejahteraan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Setelah data diperoleh selanjutnya dilakukan proses analisis data yaitu dari tahap pengumpulan data reduksi data penyajian data dan verifikasi data. Agar data yang diperoleh memiliki keabsahan maka diperlukan proses triangulasi data. Tahap-tahap yang dilakukan dalam penelitian ini dimulai dari tahap pra-lapangan tahap pelaksanaan dan tahap pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya lokal paling berpotensi adalah air dan keindahan alam. Pemanfaatan sumber daya lokal sudah dilaksanakan mulai tahun 2005 hingga sekarang berupa air bersih dan wisata. Distribusi pendapatan kurang merata dikanakan kurangnya pengetahuan kemampuan pengalaman masyarakat dan masyarakat hanya sebagai pelaksana dan pekerja. Pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan pariwisata sudah dilakukan tetapi saat ini hanya sebatas memberdayakan masyarakat pekerja sosial Limnas PKK Karang Taruna Petugas RT dan RW. Kehadiran tempat wisata Sumbermaron memunculkan peluang usaha bagi masyarakat sekitar. Selain wisata alam Kawasan Wisata Sumbermaron dikenal sebagai tempat wisata edukasi karena memiliki pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) dan Water and Sanitation for Low Income Community (WSLIC) kedua asset tersebut dijadikan tempat wisata edukasi bagi pelajar dan umum. Listrik hasil PLTMH untuk saat ini hanya bisa untuk pengoprasian pompa air WSLIC dan penerangan toko di sekitar kawasan wisata. Dampak pengelolaan sumber daya lokal terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar kususnya sektor perekonomian sampai sekarang masih belum maksimal karena minimnya partisipasi masyarakat dan kurangnya sosialisasi tentang kegiatan kepariwisataan sehingga masyarakan belum bisa memaksimalkan potensi wisata di Sumbermaroon.