Skripsi
Analisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan angka laju pertumbuhan kredit terhadap jumlah uang beredar di Indonesia tahun 2014-2017 / Moh. Hasan As\'ary
Abstrak
i RINGKASAN As ary Moh Hasan. 2018. Analisis Pengaruh Inflasi Nilai Tukar Rupiah Dan Angka Laju Pertumbuhan Kredit Terhadap Jumlah Uang Beredar Di Indonesia Tahun 2014 2017. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. H. Sugeng Hadi Utomo M.S Kata Kunci Inflasi Nilai Tukar Rupiah Pertumbuhan Kredit Jumlah Uang Beredar Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel ekonomi inflasi nilai tukar rupiah (KURS) dan laju pertumbuhan kredit terhadap jumlah uang beredar di Indonesia tahun 2014 sampai tahun 2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model regresi linier berganda karena memberikan gambaran suatu hubungan inflasi nilai tukar rupiah dan laju pertumbuhan kredit terhadap jumlah uang beredar. Pengumpulan data dari hasil penelitian ini adalah data publikasi resmi laporan bulanan yang diperoleh dari website Badan Pusat Statistik (BPS) Website Bank Indonesia (BI) dan sumber lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Untuk mengetahui kelayakan dari data yang digunakan maka dalam penelitian ini dilakukan berbagai uji kelayakan dalam model regresi linier seperti uji Normalitas dan uji Asumsi Klasik. Kemudian untuk mengetahui apakah variabel independent dalam penelitian ini mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel dependent maka dilakukan uji T dan uji F. Pengolahan data dilakukan dengan program Statistic Package Social Science (SPSS) version 16. Berdasarkan hasil analisis secara langsung menunjukkan nilai inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar (1) variabel nilai tukar rupiah memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap jumlah uang beredar (2) dan variabel pertumbuhan kredit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar (3). Sementara itu pengaruh simultan antara vaiabel dependent dan variabel independent berdasarkan uji F menunjukkan bahwa secara simultan variabel inflasi nilai tukar rupiah dan laju pertumbuhan kredit memiliki pengaruh yang signifikan terhadap terhadap jumlah uang beredar (4).