Skripsi
Pengaruh pembelajaran menggunakan model kolaboratif dan drill terhadap peningkatan hasil belajar passing bolabasket kelas X MIPA 5 SMAN 7 Malang / Ika Kartika Witri
Abstrak
v RINGKASAN Witri Ika Kartika. 2018. Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Model Kolaboratif dan Drill Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Passing Bolabasket Kelas X MIPA 5 SMAN 7 Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Siti Nurrochmah M.Kes. Kata kunci Model kolaboratif model drill passing bolabasket. Terdapat banyak siswa kelas X MIPA 5 yang teknik dasar passing bolabasket dibawah rata-rata. Dari jumlah 36 sampel siswa kelas X MIPA 5 dapat diketahui 7 siswa dengan presentase 17 5% dalam kategori baik sekali 5 siswa dengan presentase 12 5% dalam kategori baik 8 siswa dengan presentase 20% dalam kategori cukup 7 siswa dengan presentase 17 5% dalam kategori kurang dan 13 siswa dengan presentase 32 5% dalam kategori kurang sekali. Sehingga penting dilakukan perubahan dalam model pembelajaran agar siswa lebih termotivasi untuk belajar. Solusinya dilakukan pembelajaran menggunakan model yang sesuai dengan karakteristik materi belajar. Hal ini dilakukan melalui penelitian untuk pembelajaran keterampilan teknik dasar passing bolabasket dengan judul Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Model Kolaboratif dan Drill Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Passing Bolabasket Kelas X MIPA 5 SMAN 7 Malang . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan sesudah memperoleh pembelajaran model kolaboratif dan drill terhadap peningkatan hasil belajar passing bolabasket kelas X MIPA 5 SMAN 7 Malang. Penelitian menggunakan rancangan eksperimental berbentuk randomized control group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 40 siswa pengambilan sampel menggunakan teknik systematic proportional random sampling dengan prosentase sebesar 90% dari 40 siswa sehingga jumlah sampel kurang lebih 36 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik ordinal pairing matching. Penelitian menggunakan instrumen tes dan non tes. Pengumpulan data menggunakan (1) teknik pengukuran bentuk tes yaitu tes passing pantul ke dinding (2) teknik eksperimen dengan memberikan perlakuan (3) teknik observasi untuk mengamati tes dan pembelajaran. Analisis data menggunakan teknik one way anova dan pengujian hipotesis menggunakan 945 0 05. Pada kelompok pembelajaran kolaboratif diperoleh thitung 3 37 tTabel 2 11 dan kelompok pembelajaran drill diperoleh thitung 6 38 ttabel 2 11. Analisis varian satu jalur dan LSD 945 0 05 diperoleh (Fhitung 6 0896 Ftabel 0 05 4 13 dan X 120783 vs X 120784 2 LSD 1 65. Pada kelompok pembelajaran model kolaboratif terdapat peningkatan hasil tes passing pantul ke dinding sebesar 2 kali dan kelompok model drill terdapat peningkatan sebesar 4 kali. Dari data tersebut menunjukkan bahwa pada pembelajaran menggunakan model drill terdapat peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan model kolaboratif. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pembelajaran menggunakan model drill peningkatan hasil belajar siswa lebih baik daripada pembelajaran menggunakan model kolaboratif.